BAUBAU–TERASNUSANTARA_Anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Suwandi Andi, mendukung penuh program nasional Makan Bergizi Gratis yang telah dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan saat menggelar Reses di Desa Sumber Sari, Kecamatan Siontapina Kabupaten Buton, pada Kamis 30 Januari 2025.
Suwadi Andi Menjelaskan, mayoritas warga Sumber Sari merupakan petani, sehingga saat reses digelar, peserta lebih banyak mengusulkan adanya dukungan terhadap peningkatan hasil produk pertanian juga dukungan infrastruktur dalam mendistribusi hasil tani dan kebun warga.

“Para petani juga menyampaikan perhatian terhadap tanaman padi, jagung, dan lainnya, yang terkait dengan program Nasional, makan bergizi gratis. Mereka berharap agar sektor pertanian semakin diperhatikan dan didukung untuk mencapainya,” ungkapnya.
Karena itu, sejumlah peserta berharap agar akses jalan yang digunakan untuk mengangkut hasil pertanian bisa diperbaiki untuk mempermudah distribusi hasil pertanian. Termasuk kebutuhan Alat dan mesin pertanian (Alsintan)
Pada kesempatan itu, para petani juga menyoroti banyaknya penanaman nilam di desa Sumber Sari. Mereka mengajukan permintaan agar alat pencacah nilam dapat tersedia di setiap dusun. Namun Menanggapi hal ini, Suwandi Andi menjelaskan, hal tersebut bisa menjadi bagian dari program daerah dan akan dibahas dalam APBD Perubahan tahun 2025.
“Petani setempat pun menyetujui bahwa pembahasan APBD pada bulan Juli adalah waktu yang tepat, karena jika mereka menanam sekarang, hasilnya bisa dipanen dalam enam bulan ke depan,” jelasnya.
Selain sektor pertanian, masyarakat juga mengusulkan perbaikan fasilitas umum seperti masjid dan gereja. Harapannya, program-program ini dapat menjadi perhatian pemerintah dalam kepemimpinan yang baru, siapa pun yang dilantik sebagai Gubernur Sultra.
Suwandi Andi juga mengingatkan bahwa anggaran yang telah dijanjikan oleh Andi Sumangerukka sebagai Gubernur Sultara terpilih, untuk pemerataan distribusi anggaran dari Rp2 triliun lebih APBD Provinsi Sultra, Rp1 triliun akan diperuntukkan bagi warga Sultra kepulauan.
“Maka berbagai usulan dari masyarakat di Desa Sumber Sari, Desa Rahia, dan Pulau Makassar diharapkan dapat masuk dalam komponen anggaran tersebut, dan kebutuhan masyarakat dapat terjawab di tahun pertama kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra yang baru,” ujarnya.
Hasil reses ini nantinya akan dibahas lebih lanjut dalam paripurna. Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, Suwandi yakin berbagai kebutuhan dan usulan masyarakat dapat terwujud dan mempercepat pembangunan di wilayah Kepulauan Buton.
Pada kesempatan ini, Suandi disambut baik oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, BPD, dan sekitar 60 warga setempat.(min)