Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Pj. Bupati Buton Paparkan Capaian Kinerja dan Launching Berbagai Kegiatan pada Puncak Peringatan HUT Buton dan Pasarwajo

Published

on

Buton, Terasnusantara.id- Momentum tanggal 4 Juli pada setiap tahunnya merupakan hari yang sangat istimewa sekaligus penuh makna bagi segenap masyarakat Buton, karena hari yang bersejarah bagi Kabupaten Buton sebagai Hari ulang tahun Kabupaten Buton. Perayaan hari ulang tahun ini bukanlah acara seremonial belaka, tetapi merupakan manifestasi sejarah perjalanan pembangunan daerah. Untuk merefleksi sejarah perjalanan panjang berdirinya Kabupaten Buton, secara yuridis dan formal berstatus sebagai kabupaten berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 1959 tentang Pembentukan Daerah-daerah Tingkat II di Sulawesi dengan ibukotanya Baubau.

Hal itu dikatakan Pj. Bupati Buton Basiran ketika menyampaikan sambutan pada Upacara Peringatan HUT ke-64 Kabupaten Buton dan Hari Jadi ke-20 Pasarwajo sebagai Ibu Kota Kabupatenn Buton, di Lapangan Upacara Alun-alun Takawa, Pasarwajo, Selasa, 4 Juli 2023.

Upacara itu juga dihadiri Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, Bupati Buton Utara Ridwan Zakariah, Pj. Bupati Buton Selatan La Ode Budiman, Pj. Bupati Buton Tengah Andi Muhammad Yusuf, Mantan Bupati Buton, HLM. Sjafei Kahar, Forkopimda Kabupaten Buton, Pimpinan perbankan, Lembaga Vertikal dan Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton.,

“Kabupaten Buton besar karena keragaman dan persatuannya. Berbagai etnis dan berbagai aktifitas serta berbagaai dinamika telah mewarnai sejarah Panjang berdirinya Kabupaten Buton. Dan ini semua merupakan modal untuk bergerak bersama dalam mengisi pembangunan di segala bidang,” kata Pj. Bupati Buton.

Dikatakannya, Buton dikaruniakan oleh Tuhan Yang Maha Esa kekayaan alam yang sangat berlimpah di darat maupun di laut di antaranya potensi tambang aspal yang sangat besar sekitar 600 juta ton dan potensi kelautan dan perikanan yang begitu luas serta kekayaan alam lainnya yang terkandung di dalam perut bumi Buton baik mineral maupun potensi flora dan fauna serta keanekaragaman budaya dan pariwisata yang sangat indah dan mempesona. Sehingga menjadi core bisnis dalam pembangunan di daerah yang kita cintai ini khusunya potensi aspal alam. Atas dasar hal tersebut maka Tema Ulang tahun Kabupaten Buton tahun ini adalah “Aspal Buton bangkit Indonesia Maju”.

“Kita sangat optimis memasuki 1 abad atau 100 tahun Aspal Buton pada tahun 2024 nanti, karena Aspal Buton mulai diolah sejak tahun 1924 oleh Kolonial Belanda. Dari hasil kunjungan Presiden RI pada 27 September 2022 lalu di Kabupaten Buton kita berharap dapat memberikan dampak untuk kemajuan dan pengembangan aspal Buton ke depannya. Tentunya perlu peran semua pihak baik pemerintah Pusat dalam hal ini Bapak Presiden RI termasuk Kementerian terkait dan BUMN serta pihak swasta nasional maupun pemodal asing atau luar negeri dalam rangka peningkatan produksi dan hilirisasi Aspal Buton serta pemanfaatan aspal Buton untuk pembangunan jalan di seluruh Nusantara.Selain aspal buton banyak memiliki kelebihan juga karena dalam beberapa tahun terakhir, aspal minyak mengalami kenaikan harga yang sangat drastis seiring terjadinya kenaikan harga minyak dunia,” katanya.

Menurut Pj. Bupati Buton, Buton telah mencapai beberapa capaian pembangunan dan mengalami kemajuan yang akan menjadikan Kabupaten Buton akan bergerak cepat untuk mewujudkan masyarakat Buton yang hidup sejahtera. Berdasarkan data BPS, Kabupaten Buton merupakan daerah pertumbuhan ekonomi terbaik di Sultra setelah Kabupaten Konawe, Konsel dan Muna. Kabupaten Buton menempati posisi ke empat pada tahun 2022 dalam angka pertumbuhan ekonomi yaitu sebesar 5,63% yang mengalami peningkatan dari tahun 2021 yang hanya mencapai 4,10%

Selain itu, kata Mantan Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Kaltara ini, presentasi penduduk miskin mengalami penurunan sebesar 13,27% atau lebih rendah dibanding tahun 2021 yaitu sebesar 13,92% begitu pula dengan presentasi pengangguran jumlahnya menurun menjadi 2,99% dari tahun 2021 sejalan dengan hal tsb menjadikan tingkat ketimpangan sebesar 0,320 atau lebih kecil dari tahun 2021 sebesar 0,337 ℅.

“Sehubungan dengan hal tsb sangat berkolerasi dengan indeks pembangunan manusia Kabupaten Buton yang mengalami peningkatan sebesar 67,23% atau lebih tinggi dari tahun 2021 sebesar 66,32% ini adalah kinerja baik pemerintah sebelumnya maupun saat ini yg digerakan oleh birokrasi pemerintahan daerah maupun instansi vertikal,” katanya.

“Pada hari ini juga kita akan melakukan penandatangan kerjasama antara daerah Kabupaten Buton dengan Kabupaten Konawe dan Buton Selatan sebagai salah satu upaya untuk menekan harga bahan pokok khususnya pangan untuk mencegah terjadinya inflasi,” lanjut Pj Bupati Buton

“Selain itu pada hari ini juga akan dilaunching program Buton gampang berhitung sebagai pengimbasan atas pembelajaran metode Gasing di Kabupaten Buton,” sambung Pj. Bupati Buton.

Termasuk launching gerakan pembagian bendera merah putih tingkat Kabupaten Buton sebagai bentuk cinta tanah air melalui pembagian bendera merah putih kepada masyarakat Kabupaten Buton yang akan dikibarkan di seluruh wilayah Kabupaten Buton.

“Atas nama pemerintah kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak atas kondisi kabupaten buton yang Aman dan kondusif terkhusus kepada pihak Polres Buton dan TNI serta aparat hukum lainnya, situasi aman dan kondusifitas daerah sebagai modal utama dalam mengawal agenda pembangunan daerah yang kita cintai bersama, ucapan terimakasih dan penghargaan yang tulus kami sampaikan kepada seluruh penyelenggara pemerintahan daerah serta seluruh masyarakat tanpa terkecuali juga stakeholder yang telah bekerja keras dan pengabdian mengemban tugas kepada daerah, Buton selalu di hati,” tutupnya.

Pemerintah

Buka Kejuaraan Futsal Ambuau Indah Cup II, Camat Lasalimu Selatan Serukan Junjung Tinggi Sportivitas dan Bertanding Secara Sehat

Published

on

By

PASARWAJO-TERASNUSANTARA_Camat Lasalimu Selatan Kabupaten Buton, LM Hidayat, S.Sos membuka Turnamen Futsal Ambuau Indah Cup II Tahun 2026 Desa Ambuau Indah, di Lapangan Futsal Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Senin, 20 Juli 2026 kab. Buton telah berlangsung Pembukaan Turnamen Futsal Ambuau Indah Cup II Tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Camat Lasalimu Selatan mengatakan Kejuaraan Futsal tersebut menjadi wadah yang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi, serta mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarwarga melalui olahraga.

“Kami selaku Pemerintah Kecamatan Lasel menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini, khususnya pada Pj Kades Ambuau Indah yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Futsal ini. Kami juga mengharapkan kepada seluruh pemain agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” kata Camat.

Camat lasel juga mengharapkan melalui Turnamen Futsal tersebut akan lahir bibit-bibit atlet Futsal yang berbakat lahir dari Bumi Ambuau.

Kapolsek Ambuau Indah, Iptu La Nasiri, SH menegaskan agar para pemain dapat menjaga kamtibmas selama pertqndingan berlangsung. “Menang ataupun kalah merupakan bagian dari proses belajar, namun ditegaskan pada semua pemain menjaga spotivitas. Untuk semua pemain jika siap menang harus siap kalah,” kata Kapolsek.

Turut hadir Pj. Kades Ambuau Indah, Samuel Ngelo, SSos, Danramil 1413-10 Lasalimu diwalih Babinsa Desa Ambuau Indah, Serma Rahman, Bhabinkamtibmas Desa Ambuau Indah, Rizal Wabula.

Turnamen Futsal Ambuau Indah Cup II tahun 2026 diikuti oleh 31 Klub, yang direncanakan berlangsung sampai 15 Agustus 2026.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Published

on

By

JAKARTA-TERASNUSANTARA_Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung. Pernyataan tersebut dinilai telah merendahkan profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dan berpotensi mencederai semangat kemerdekaan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa bertanya kepada narasumber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas jurnalistik dalam memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Oleh karena itu, setiap narasumber, termasuk advokat, memiliki hak untuk menjawab atau menolak menjawab pertanyaan, namun tetap berkewajiban menjaga etika komunikasi dan menghormati profesi wartawan.

“Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers,” ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, PWI Pusat tidak mempersoalkan pembelaan hukum yang dilakukan seorang advokat terhadap kliennya karena hal tersebut merupakan hak yang dijamin oleh hukum. Akan tetapi, pembelaan tersebut tidak boleh disampaikan dengan cara yang merendahkan profesi lain atau mengintimidasi wartawan yang sedang bekerja.

“PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapa pun,” tegasnya.

Akhmad Munir mengatakan advokat dan wartawan merupakan dua profesi yang sama-sama memiliki peran strategis dalam negara hukum dan demokrasi. Advokat menjalankan fungsi pembelaan terhadap hak-hak kliennya, sedangkan wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial melalui penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Karena itu, kedua profesi tersebut semestinya saling menghormati dan menjaga etika dalam setiap interaksi di ruang publik.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, PWI Pusat meminta Advokat Hotman Paris Hutapea memberikan klarifikasi kepada publik serta menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers apabila pernyataannya telah menimbulkan kesan merendahkan martabat wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan baik antara profesi advokat dan wartawan serta membangun iklim demokrasi yang sehat.

“Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. Namun pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” kata Akhmad Munir.

PWI Pusat juga mengingatkan seluruh wartawan Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Organisasi akan terus menjalankan fungsi pembelaan dan perlindungan terhadap setiap wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, atau tindakan lain yang menghambat pelaksanaan kerja jurnalistik.

Lebih lanjut, PWI Pusat mengajak seluruh organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber untuk bersama-sama membangun budaya komunikasi yang saling menghormati. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun penghormatan terhadap profesi wartawan merupakan syarat penting bagi terpeliharanya kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

“Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika,” tutup Akhmad Munir.

PWI Pusat menegaskan akan terus berdiri di garis terdepan dalam membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, serta memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistiknya tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Pemkot Baubau Gelar Rapat Perdana Untuk Sambut HUT RI ke-81

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mulai mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang. Tindakan awal ini ditandai dengan digelarnya rapat perdana pembentukan panitia pelaksana tingkat Kota Baubau yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc di aula kantor Wali Kota Baubau Palagimata Selasa (14/07/2026).

Pertemuan tersebut fokus pada penyusunan struktur kepanitiaan dengan melibatkan lintas sektor secara luas. Tidak hanya internal Pemkot Baubau, kepanitiaan tahun ini secara solid mengintegrasikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, hingga satuan TNI-Polri.

“Ini adalah rapat pertama panitia perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81. Agenda utama kita adalah pembentukan panitia, yang mana di dalamnya kami melibatkan seluruh unsur Forkopimda, instansi vertikal, Polisi Militer, hingga perwakilan dari Batalyon TP 823 Wakaaka. Dan pembagian tugas di dalam kepanitiaan saat ini sudah rampung dan jelas (clear), mulai dari seksi upacara penaikan bendera hingga pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka,” ujar Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc usai memimpin rapat.

Sebagai tindak lanjut, Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu menginstruksikan kepada masing-masing seksi panitia untuk segera menggelar rapat internal. Rapat koordinasi teknis tersebut nantinya akan menyusun detail kegiatan, mekanisme kepesertaan, serta ragam perlombaan yang akan diselenggarakan.

Kata dia, suksesnya agenda tahun lalu menjadi patokan utama. Antisipasi dini terhadap berbagai kendala masa lalu menjadi prioritas agar pelaksanaan tahun ini berjalan lebih matang.”Patokan kami adalah pelaksanaan tahun lalu. Komitmen kita bersama adalah perayaan tahun ini harus jauh lebih baik. Apa-apa yang dirasa kurang pada tahun lalu, kita antisipasi bersama agar tidak terulang kembali,”jelasnya.

Wa Ode Hamsinah Bolu juga menitipkan pesan mendalam mengenai esensi dari peringatan kemerdekaan ini dimana ditekankan pentingnya keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pasalnya, Pemkot Baubau berkomitmen agar kemerdekaan tidak hanya dirasakan sebagai seremonial belaka, melainkan pesta rakyat yang menyatukan.

“Intinya, ini adalah perayaan bersama seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat Kota Baubau harus bisa merasakan euforianya dan terlibat langsung dalam setiap lomba yang diadakan. Kita butuh kemeriahan, kita butuh ketertiban, tetapi yang paling utama adalah keterlibatan unsur masyarakat. Kita ingin perayaan Proklamasi ke-81 ini menjadi perayaan yang inklusif dan terbuka untuk semua kelompok,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk agenda kegiatan yakni pada Sabtu 1 Agustus 2026 akan diadakan Lomba kebersihan lingkungan tingkat OPD, Kecamatan dan Kelurahan. Kemudian, pemasangan umbul-umbul pengibaran Bendera Merah Putih, Pemasangan spanduk ucapan selamat HUT RI ke 81. Senin-Rabu (10-12 Agustus 2026) adalah Lomba Gerak jalan Indah. Sabtu, 15 Agustus 2026 adalah Pengukuhan Paskibraka Tingkat Kota Baubau. Minggu, 16 Agustus 2026 Sidang Paripurna, Taptu di Rujab Walikota dan Lapangan merdeka, Renungan Suci pukul 23.00 Wita di Makam Oputa i Koo. Senin, 17 Agustus 2026 yakni Upacara Penaikan dan Penurunan bendera di Lapangan lembah hijau, Penyerahan remisi setelah upacara di lapas IIA Kota Baubau  dan Ramah Tamah lapangan lembah hijau dan pantai kamali.(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.