Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Ini Pendapat Pakar Hukum Tata Negara Soal Sekda Kota Baubau

Published

on

KENDARI-Terasnusantara-Beberapa hari ini ada kejadian unik di Palagimata, Kantor Walikota Baubau. Pada 6 Juli 2023, mantan Sekda Kota Baubau, DR. Roni Muchtar, datang di Kantor Walikota Baubau bersama penasehat hukumnya dengan maksud ingin kembali menjabat sebagai Sekda.

Mencermati hal tersebut, Pakar Hukum Tata Negara, DR. La Sensu, SH. MH, menjelaskan, bahwa ketika seorang pembina pejabat kepegawaian melakukan rotasi dan pergantian pejabat adalah lumrah, tidak melanggar pertauran perundang undangan. Sekaligus apabila seorang pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama sudah berakhir masa jabatannya, maka seorang pejabat yang bersangkutan harus legowo.

“Jabatan itu harus dia serahkan kepada orang lain yang memenuhi standar kompetensi, sekaligus dalam jabatan itu tidak perlu kita pertahankan, karena jabatan itu adalah titipan dan amanah, sehingga saya melihat perkembangan di Pemda Kota Baubau itu, seyogiyanya ketika berakhir masa jabatan seseorang, maka seorang walikota dapat saja mengganti pejabat yang bersangkutan,” kata La Sensu.

Kalau dalam putusan Pengadilan Tata Usaha Negara itu, dalam pendekatan hukum administrasi negara, bila mana ada putusan lembaga peradilan dalam penyelesaian kasus administrasi, maka poin utama yang perlu kita sikapi, adalah sistem merid dalam manajemen aparatur sipil negara, tentu tetap mengacu pada regulasi yang berlaku bagi ASN.

Selanjutnya, dalam urusan tata kelola pemerintahan, mutasi dan rotasi adalah hal yang lumrah karena merupakan bagian dari reorganisasi, dan yang tidak lumrah itu adalah pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama, sudah bertugas selama lima tahun, tetapi tidak mau diganti, maka itulah yang luar biasa.

“Luar biasa, karena seolah olah jabatan itu merupakan hak milik orang per orang. Padahal, jabatan itu merupakan titipan dan amanah. Sehingga kita perlu memahami aturan perundang undangan secara konfrehensif agar tida menimbulkan salah tafsir dalam penetapannya,” ujarnya.

La Sensu menambahkan, ada polemik bahwa, soelah olah pejabat pembina kepegawain dalam hal ini walikota, melakukan pelanggaran hukum. Padahal, pemberhentian Sekda itu sudah memenuhi sarat administrasi, karena masa tugas sebagai sekda telah berakhir.

“Sekalipun dalam pemberhetian itu dapat saja dipakai kembali apabila memenuhi sarat kompetensi. Sarat kompetensi yang dimaksud adalah adanya penilaian kinerja kompetensi itu sendiri, sekaligus sudah ada hasil rekomendasi komisis ASN,” katanya.

Menurut La Sensu, putusan pengadilan tata usaha negara yang menunda pelaksanaan SK Walikota itu, bukan berarti secara otomotasi mantan pejabat harus dikembalikan menduduki jabatannya sebagai sekda, sebab tidak dapat diaktifkan kembali karena telah berakhir masa jabatannya.

Sebagai warga negara yang baik, memang pejabt yang diganti atau diberhentikan punya hak menggugat ke pengadilan, tapi tdak boleh yang bersangkutan memaksakan diri untuk kembali bertugas.

“Harapan saya adalah, kiranya para pihak kembali duduk bersama, untuk melihat masalah yang ada, pada sisi aturan perundang undangan atau regulasi yang berlaku. Yang saya maksud, kalau sudah selesai masa tugas lima tahun, maka silahkan saja mengikuti kembali syarat dan prosedur dalam lelang jabatan” tutup La Sensu.(Zarmin)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

Camat Betoambari Dampingi Tim Penilai Lomba Pekarangan “KEDAI” Demi Sukseskan Ketahanan Pangan

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Guna mensukseskan ketahanan pangan Pemerintah Kecamatan Betoambari terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Upayanya, Senin 22 Juni 2026 Camat Betoambari, Edward Sanjaya, turun langsung mendampingi Tim Penilai Lomba Pemanfaatan Pekarangan sebagai Kebun Dapur Ibu (KEDAI)

 

Dalam keterangannya, Edward Sanjaya mengungkapkan,bperlombaan kali ini, tim penilai akan menyisir 5 kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Betoambari untuk memastikan semua proses penilaian berjalan optimal, dimana pihak kecamatan telah menginstruksikan seluruh jajaran kelurahan untuk bergerak bersama.

 

“Selama proses penilaian berlangsung, pihak Kecamatan Betoambari dan kelurahan akan bersinergi mendampingi kelompok-kelompok KEDAI di wilayah masing-masing. Langkah ini penting agar pelaksanaan lomba berjalan lancar dan mampu mencapai target yang kita harapkan bersama,” ujar Edward.

 

Ditambahkan, Program KEDAI ini bukan sekadar perlombaan musiman. Pasalnya, program ini menitikberatkan pada peran aktif kaum ibu dalam mengoptimalkan lahan pekarangan rumah menjadi sumber pangan yang mandiri, sehat, dan produktif. Dengan mengubah pekarangan menjadi kebun dapur, masyarakat diharapkan dapat memetik manfaat ganda yakni kemandirian Gizi dengan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga secara mandiri dari halaman rumah sendiri. Serta dampak ekonomi dengan membantu menghemat pengeluaran dapur sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan laju inflasi daerah di Kota Baubau.

 

Camat Betoambari optmis dengan melalui program KEDAI ini, Kecamatan Betoambari akan dapat mencetak lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan tangguh pangan dari level rumah tangga. (adm)

Continue Reading

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

By

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.