Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Kunjungun di Kedai Sabua BWI, ini Kata Ketua Hj. Sitti Aryati Yusran

Published

on

BAUBAU-TERASNUSANTAR_Ketua TP PKK Kota Baubau Hj Sitti Aryati Yusran mengunjungi Kedai Sabua yang terletak di Kelurahan Bukit Wolio Indah (BWI) pada Rabu 25 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Istri Walikota itu memberikan apresiasi atas konsistensi pemilik Kedai Sabua yang berhasil menyulap pekarangan rumah menjadi Kebun Dapur Ibu. Dimana inovasi ini dinilai menjadi percontohan nyata bagi kelurahan lain di Kota Baubau.

Hj. Sitti Aryati Yusran berkata, kunjungan tersebut untuk meninjau langsung keberhasilan pemanfaatan lahan pekarangan menjadi area produktif yang bernilai ekonomi tinggi.

​”Ini sangat baik sekali. Konsistensi pemilik kedai dalam memanfaatkan pekarangan menjadi kebun produktif bisa memotivasi kedai-kedai di kelurahan lain untuk terus memajukan dan menambah variasi jenis tanaman mereka,” katanya.

​Untuk itu, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus motivator, pihaknya berharap, kehadiran Kedai Sabua dapat memberikan edukasi penting bagi masyarakat, khususnya kaum ibu. Karena Ibu rumah tangga tidak perlu jauh-jauh mencari kebutuhan dapur. Kemudian, hasil kebun dapat dijual kepada tetangga, warga sekitar, hingga lingkup kecamatan yang dapat mendorong pemilik pekarangan luas untuk mengubah lahan tidur menjadi Kedai Dapur Ibu.​

​Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau Ibnu Wahid, ST, MM Baubau turut memberikan dukungan penuh. Pihaknya optimis model Kedai Sabua akan terus tumbuh di 43 kelurahan yang ada di Kota Baubau.

Karena itu, ​sebagai bentuk apresiasi pemerintah,  melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan merencanakan pengembangan ke depan berupa ​Lomba Kedai Kelurahan dengan melanjutkan kesuksesan tahun lalu di mana 10 kedai terbaik mendapatkan bonus tandon air, pada tahun 2026.

Selanjutnya ​Upgrade Tanaman dengan mendorong petani kota untuk meningkatkan kualitas dan jenis tanaman.​ Dan Fokus pada Hortikultura dimana sesuai arahan Presiden RI, penguatan ketahanan pangan tidak hanya fokus pada padi, jagung, dan kedelai, tetapi juga pada tanaman hortikultura seperti sayur-mayur.

​”Harapan kita, ketahanan pangan tingkat rumah tangga bisa mandiri terlebih dahulu. Kedepannya, kita ingin kedai seperti ini tidak hanya ada di sini, tapi tersebar merata dan meningkat kualitasnya di seluruh kelurahan di Kota Baubau,” pungkas Mantan Kadis Perpustakaan Baubau ini.(adm)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

By

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh

Published

on

By

PASARWAJO-TERASNUSANTARA_Umat Hindu di Desa Ambuau Indah dan Desa Siomanuru, Kecamatan Lasalimu Selatan menggelar pawai ogoh-ogoh sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi. Patung raksasa yang identik dengan wajah menyeramkan itu diusung beramai-ramai, menjadi simbol “pengusiran” sifat buruk dan energi negatif dalam diri manusia.

Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh dipimpin pemangku umat HinduDesa Ambua Indah yakni Mangku Imade wiroyogo, Mangku I Gede arnawo, Sedangkan Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh di desa Siomanuru dipimpin oleh Mangku I Wayan Simpen, Mangku Ida Bagus Widiantara dan Mangku I Gusti Made Kertayasa

Pawai arak arakan Ogoh-ogoh merupakan Simbol Sisi Gelap Manusia, Salah satu tradisi paling dikenal menjelang Nyepi dengan di arak-arakan Ogoh-ogoh yang menyurupai patung raksasa dan Ogoh-ogoh sering digambarkan sebagai sosok menyeramkan yang melambangkan Bhuta Kala, yaitu energi negatif dalam kosmologi Hindu Bali.

Secara simbolis, ogoh-ogoh merepresentasikan berbagai sifat buruk manusia seperti Keserakahan, Kemarahan, Ego dan Nafsu duniawi.

Setelah diarak keliling desa Ambuau indah, ogoh-ogoh dibakar sebagai simbol transformasi energi negatif menjadi keseimbangan baru.

Prosesi arak-arakan berlangsung meriah. Warga tumpah ruah menyaksikan iring-iringan ogoh-ogoh yang diarak keliling sebelum akhirnya dimusnahkan. Ritual ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyucian diri dan alam semesta sebelum memasuki hari suci Nyepi.

Tak sekadar tontonan, tradisi ini juga sarat makna spiritual. Di sisi lain, pawai ogoh-ogoh menjadi bukti kuatnya pelestarian budaya sekaligus cermin kerukunan antarumat beragama di dua desa tersebut.

Camat Lasalimu Selatan, LM Hidayat, SSos, yang didampingi Sekcam Lasalimu Selatan, Samuel Ngelo, SSos turut memberikan perhatian. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang akan merayakan Nyepi.

“Atas nama pemerintah dan Masyarakat, kami mengucapkan selamat Tahun Baru Saka 1948,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Dayat – Sapaat akrab Camat Lasalimu Selatan menilai, keberlangsungan tradisi ogoh-ogoh menjadi bagian penting dari kekayaan budaya daerah. Ia juga mengapresiasi konsistensi umat Hindu dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Ini bukti bahwa keberagaman di Lasel adalah sebuah kebersamaan. Harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Momentum Nyepi tahun ini juga dinilai spesial. Pasalnya, waktunya berdekatan dengan perayaan Idulfitri. Situasi ini disebut menjadi ruang untuk mempererat toleransi dan memperkuat kebersamaan.(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.