Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh

Published

on

By

PASARWAJO-TERASNUSANTARA_Umat Hindu di Desa Ambuau Indah dan Desa Siomanuru, Kecamatan Lasalimu Selatan menggelar pawai ogoh-ogoh sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi. Patung raksasa yang identik dengan wajah menyeramkan itu diusung beramai-ramai, menjadi simbol “pengusiran” sifat buruk dan energi negatif dalam diri manusia.

Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh dipimpin pemangku umat HinduDesa Ambua Indah yakni Mangku Imade wiroyogo, Mangku I Gede arnawo, Sedangkan Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh di desa Siomanuru dipimpin oleh Mangku I Wayan Simpen, Mangku Ida Bagus Widiantara dan Mangku I Gusti Made Kertayasa

Pawai arak arakan Ogoh-ogoh merupakan Simbol Sisi Gelap Manusia, Salah satu tradisi paling dikenal menjelang Nyepi dengan di arak-arakan Ogoh-ogoh yang menyurupai patung raksasa dan Ogoh-ogoh sering digambarkan sebagai sosok menyeramkan yang melambangkan Bhuta Kala, yaitu energi negatif dalam kosmologi Hindu Bali.

Secara simbolis, ogoh-ogoh merepresentasikan berbagai sifat buruk manusia seperti Keserakahan, Kemarahan, Ego dan Nafsu duniawi.

Setelah diarak keliling desa Ambuau indah, ogoh-ogoh dibakar sebagai simbol transformasi energi negatif menjadi keseimbangan baru.

Prosesi arak-arakan berlangsung meriah. Warga tumpah ruah menyaksikan iring-iringan ogoh-ogoh yang diarak keliling sebelum akhirnya dimusnahkan. Ritual ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyucian diri dan alam semesta sebelum memasuki hari suci Nyepi.

Tak sekadar tontonan, tradisi ini juga sarat makna spiritual. Di sisi lain, pawai ogoh-ogoh menjadi bukti kuatnya pelestarian budaya sekaligus cermin kerukunan antarumat beragama di dua desa tersebut.

Camat Lasalimu Selatan, LM Hidayat, SSos, yang didampingi Sekcam Lasalimu Selatan, Samuel Ngelo, SSos turut memberikan perhatian. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang akan merayakan Nyepi.

“Atas nama pemerintah dan Masyarakat, kami mengucapkan selamat Tahun Baru Saka 1948,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Dayat – Sapaat akrab Camat Lasalimu Selatan menilai, keberlangsungan tradisi ogoh-ogoh menjadi bagian penting dari kekayaan budaya daerah. Ia juga mengapresiasi konsistensi umat Hindu dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Ini bukti bahwa keberagaman di Lasel adalah sebuah kebersamaan. Harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Momentum Nyepi tahun ini juga dinilai spesial. Pasalnya, waktunya berdekatan dengan perayaan Idulfitri. Situasi ini disebut menjadi ruang untuk mempererat toleransi dan memperkuat kebersamaan.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Setahun Pimpin Sultra, Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka Akui Banyak Kekurangan

Published

on

By

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka saat menggelar Safari Ramadan di Rujab Walikota Baubau Baubau, Kamis 5 Maret 2026.

KENDARI-TERASNUSANTARA_Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangeruka menggelar Safari Ramadan di Baubau, Kamis 5 Maret 2026. Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Sultra ini mengaku, setelah resmi dilantik pada 20 Februari 2025 lalu dan selama memimpin Sultra bersama Wakilnya Ir. Hugua, masih terdapat banyak kekurangan diwilayahnya, baik dibidang pendidikan, kesehatan termasuk peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat.

“Saya menyadari banyak sekali kekurangan-kekurangan yang belum terselesaikan, baik masalah kesehatan, bagaimana menyangkut pendidikan apalagi bicara tentang kesejahteraan,”katanya di Rujab Walikota Baubau saat Safari Ramadan Kamis 5 Maret 2026.

Oleh karena itu, pada kesempaten tersebut, pihkanya menyampaikan permohonan maaf atas sejumlah pelayanan peningkatan kesejateraan masyarakat yang belum maksimal terealisasi.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya bersama ir. Hugua meminta permohonan maaf karena pelayanan-pelayanan itu belum maksimal dan saya akui itu,” ujarnya.

Ia memandang, kekurangan tersebut tidaklah disengaja, namun kebijakan efisiensi anggaran dan kebijkan viskal menjadi salah satu penyebab belum maksimalnya pembangunan di wilayahnya. Meski begitu, pihaknya tetap berkomitmen untuk memajukan dan meningkatkan Sultra lebih sejahtera dan berdaya.

“Bukan berarti ada unsur kesengajaan yang kita lakukan atas jelalaian yang terjadi, tapi karena keterbatasan, oleh  karena itu sekali lagi, di bulan ramadan di bulan  yang baik ini, saya ingin menyampaikan hal dibulan yang baik ini, saya ingin menyampaikan hal. kesabara dan keihlasan. Sabar dan ikhlas, apa yang menjadi harapan kita maka akan terealisai,” tuturnya.

Makanya, kata dia, pihaknya tetap berkomitmen, di tengah efisiensi, di tengah keterbatasan, yang dimiliki, Pemprov tetap berfokus pada, bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Oleh karena itu kami masih mempunyai waktu untuk bisa menuntaskan dan menyelesaikan semua kewajiban-kewajiban kita,” janjinya.

Dan untuk bisa mewujudkan cita-cita tersebut, lanjutnya, pihaknya berharap adanya kolabarasi, baik pemerintah kabupatan dan kota maupun semua stek holder juga semua masyarakat Sultra.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya mohon doa dan restu dukungan dan kolaborasi, baik itu kolaborasi pemerintah kabupaten kota maupun masyarakat, beserta seluruah staf stek holder yang ada, kita  kita harus bisa berfokus dengan kemampuan yang kita miliki, keterbatasan yang kita miliki maka kita harus mempunya azas prioritas,” pungkasnya.

Laporan : Zarmin

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.