BAUBAU–TERASNUSANTARA_Lurah Kelurahan Karya Baru, Ryan Adi Putra mampu menjawab dengan baik dan benar sejumlah pertanyaan yang ditanyakan oleh tim penilaian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam lomba kelurahan tingkat provinsi untuk Mewakili Kota Baubau tahun 2024.
Lurah Karya Baru Ryan Adi Putra mengaku menjawab dengan benar dan baik tidak terlepas dari bimbingan dan arahan Walikota Baubau bersama Ketua TP PKK Kota Baubau sebagai pimpinan tertinggi di Baubau termasuk adanya kunjungan yang sering dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda) di kelurahannya.
“Walikota dan Ibu Walikota baubau selaku pimpinan tertinggi diwilayah telah melaksanakan pembinaan kepada kami di kelurahan dan pak Sekda sering mengunjungi kami,” akunya kepada media ini, belum lama ini.
Sehingga kata dia, pada saat tanya jawab, pihaknya bisa mengetahui dan menjawab dengan benar, disamping itu lanjutnya, semua pertanyaan yang ditanyakan merupakan dokumen yang telah disusun oleh pihaknya bersama dengan pegawai pegawainya di kelurahan.

“Kami susun dan telah kami buat sendiri dokumennya, sehingga kami bisa menjawab dengan baik dan benar sudah Tupoksi kami yang sudah menjadi dasar pelayanan kami artinya segala alur pelayanan di Karya Baru sudah sesuai dengan SOP yang berlaku,” akunya lagi.
Diketahui dalam penilaian itu terdapat tiga rangkaian acara, dimulai dengan pembukaan, audiensi, dan Peninjauan Lokasi. Dimana tergabung dalam tim penilai, semuanya dari Pemerintah Provinsi Sultra sebanyak lima orang, yakni . L.M. Sya’ban Hidayat Rasjid, S.STP selaku Kabid. Pemerintah Desa dan Kelurahan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sultra, La Ode Musyafir Anslah, S.STP, MAP, sebagai Kabid. Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat, Fatma Surianah, SKM, M.Kes, Fungsional Kesehatan Lingkungan (Kesling) Provinsi Sultra serta Aburaera, SH, Kasi Pengawasan dan Pengamanan Aset, Satpol PP Provindsi Sultra semantara Dr. Asniyati, Amk, S.Sos, MM, Anggota Pokja IV PKK Provinsi Sultra.
L.M. Sya’ban Hidayat Rasjid, S.STP, mengajukan pertanyaan terkait dengan visi, kebijakan pemerintah kelurahan dan inovasi pelayanan publik. Pertanyaan ditujukan kepada Lurah dan Sekretaris Lurah. Sementara La Ode Musyafir Anslah, S.STP, mengajukan pertanyaan tentang keterlibatan pemerintah kelurahan yang terkait dengan pelestarian budaya. Termasuk berbagai aktifitas dan program yang dijalankan oleh LPM dan Karang Taruna. Selain kepada Lurah, pertanyaan juga ditujukan pada tokoh adat, pengurus LPM dan Karang Taruna.
Dr. Asniyati, Amk, S.Sos, MM, bertanya seputar peran PKK dan pencegahan penyakit menular. Juga berbagai inovasi yang dilakukan dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga. Pertanyaan ditujukan terutama pada pengurus PKK.
Sementara Aburaera, SH, mengajukan pertanyaan mengenai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang diprogramkan oleh pemerintah kelurahan. Termasuk penanganan jika kerusuhan. Dilanjutkan dengan Fatma Surianah, SKM, M.Kes, mengajukan pertanyaan seputar upaya peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya Balita, oleh TP PKK dan Dada Wisma.
Amatan media ini. pada tahap Audiensi, Tim Panitia, melakukan tanya jawab dengan pemerintah Kelurahan Karya Baru, yang terdiri dari Lurah dan seluruh jajarannya. Termasuk Pengurus TP PKK
Kelurahan, LPM, Pegiat Dasa Wisma, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, dan Karang Taruna Kelurahan Karya Baru.
Semua pertanyaan yang diajukan dapat dijawab dengan baik, beserta bukti-bukti yang dihadirkan untuk meyakinkan Tim Penilai. Untuk menggali lebih dalam lagi informasi, Tim Penilai memasuki kantor kelurahan dan melakukan audiensi langsung dengan masing-masing perangkat kelurahan. Setelah selesai, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lapangan.(adm)