Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Apa Itu Proporsional Tertutup dan Proporsional Terbuka serta Dampaknya bagi Demokrasi

Published

on

Oleh: Muhammad Syahid Umrah

Saat ini sedang menjadi viral dan pembahasan publik tentang wacana diberlakukannya sistem Porposional tertutup untuk pemilihan umum (pemilu)  2024. Wacana tersebut berawal dari usulan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap gugatan uji materi (judicial review UU. No.7 Tahun 2017 tentang pemilu (UU pemilu).

Pengertian Porposional Tertutup

Porposional tertutup berdasarkan publikasi electoral reform.org adalah sistim penentuan seorang kandidat yang sesuai dengan posisi tertentu bukan dari jumlah suara masing – masing individu, tetapi dari hasil perolehan suara suatu partai politik. Dengan kata lain suara yang diberikan untuk suatu partai tidak langsung ke calon legislatif (caleg), Sehingga ketika Contoh suatu Parpol mengusung empat nama dan memperoleh satu suara maka orang yang ada diurutan suara yang akan mengambil kursi.

Nantinya surat suara sistem porposional tertutup dalam pemilu hanya berisi logo Parpol tanpa ada daftar nama Caleg, sebelumnya caleg – caleg tersebut disusun dalam nomor urut yang  ditentukan oleh Partainya.

Sistem Porposional Terbuka

Sistem porposional terbuka menurut wikipedia, adalah sistem perwakilan porposional yang memungkinkan pemilih untuk turut serta dalam proses penentuan uturutan caleg partai yang akan dipilih.

Sistem porposional terbuka ini telah diterapkan di pemilu kita sejak Pemilu 2009 yaitu merujuk putusan MK No. 22 – 24 /PUU – VI/2008 merupakan hasil uji materil terhadap UU Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum, Angota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan PerwakilanPerwakilan Rakyat Daerah.

Perbedaan Porposional tertutup dan porposional terbuka

Berikut Perbedaan sistem porposional terbuka dan porposional tertutup yang dapat dilihat terlihat yaitu

  1. Sistem porposional tertutup.
  • Surat suara hanya menampilkan logo Partai, tanpa daftar nama calon legislatif (caleg)
  • Calon anggota parlemen ditentukan oleh internal Partai Politik (parpol) dan disusun berdasarkan Nomor urut
  • Calon anggota legislatif ditentukan oleh nomor urut sehinggga ketika sebuah Parpol mengajukan empat orang, tetapi meraih dua suara maka dua orang yang diurutan teratas yang akan mendapat kursi
  1. Sistem Porposional Terbuka
    • Surat suara memuat data lengkap tiap caleg meliputi logo Partai, nama kader, foto, dan nomor urut.
    • Pemilih dapat mencoblos kertas yang berisi nama caleg
    • penetapan pemilih dihitung dari suara terbanyak meskipun tidak berada dinomor urut tertinggi.

PerBandingan Keduanya

Porposional terbuka menurut pakar yang mendukung sistem porposional tertutup mengatakan  dapat juga menimbulkan kekurangan. Bagi Parpol tidak lagi fokus mengejar fungsi asasi sebagai distributor pendidikan dan partisipasi politik yang benar, partai politik hanya fokus mencari calon yang terkenal/populer sehingga tidak lagi berfokus untuk membina kader muda partai yang akan membawa idiologi partai politik jangka panjang tetapi jalan pintas meraup suara sebanyak-banyaknya.

Kader-kader partai yang terbaik memiliki kapasitas bekerja dengan integritas yang baik perlahan akan tersingkir dari partai oleh figur – figur populer.

Secara legitimasi prinsip demokrasi sistem porposional terbuka adalah lebih unggul karena rakyat mempunyai hak memilih atas setiap individu yang pantas untuk menduduki kursi dilembaga legislatif. Sementara sistem porposional tertutup menekankan pada penentuan nama bakal caleg sesuai keputusan Partai politik. Sistem porporsional tertutup juga dikhawatirkan menjadi sarana balas dendam untuk mempersulit lawan diinternal parpol.

Sistem porposional terbuka juga lahir dari evaluasi dan transisi dari kelemahan – kelemahan sistem porposional tertutup salah satunya adalah menutup partisipasi publik sehingga menimbulkan kekecewaan juga membuat komunikasi politik tidak berjalan adil karena mudahnya memprediksi kandididat yang bakal mendapatkan kursi.

Bagaimana dengan dengan demokrasi dan NKRI ?

Diterapkannya Sistem poposional tertutup maupun terbuka pada pri [1/6 19.44] Iparku Ayahnya Ajir2: Bagaimana dengan dengan demokrasi dan NKRI ?

Diterapkannya Sistem poposional tertutup maupun terbuka pada prinsipnya tidak akan membuat Negara ini bubar atau kemunduran yang besar bagi demokrasi karena bangsa Indonesia sudah pernah melakukan pemilu dengan sistem porposional tertutup sejak Orde Lama, Orde Baru bahkan sampai pemilu 2004  sedangkan porposional terbuka baru dilakukukan dipemilu 2009, usulan MK untuk membahas potensi menggunakan sistem poposional tertutup juga cukup sehat untuk atmosfir demokresi kita yang semakin lama semakin baik menimbang kembali dengan cermat kelebihan  dan kekurangan sistem porposional terbuka sehingga mengundang para pemikir bangsa kembali mendiskusikan pola- pola terbaik kemudian merumuskan formula terbaik untuk demokrasi diIndonesia yang lebih baik,,

Selanjutnya Bagaimana?

Kuatnya penolakan perubahan ke sistem demokrasi tertutup juga cukup menjadi pengingat kepada kita untuk mengedepankan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi atau golongan terlebih  mendadaknya pembahasan tersebut di MK sedangkan proses tahapan pemilu sudah berjalan bahkan nama-nama caleg sudah diserahkan Parpol kepada KPU justru menimbulkan kesan yang kurang elok bahkan menimbulkan kecurigaan seakan syarat dengan nuansa politik, sekalipun potensi “Chaos politik” sangat kecil tetapi perhatian pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan negara harus dikedepankan agar ruang untuk melebarnya sekat – sekat berbangsa menjadi minimal, pekerjaan rumah berbangsa dan berdemokrasi masih besar seperti Korupsi dan atau biaya untuk mengikuti pemilu yang masih sangat besar serta bagaimana meminimalisir praktek money politik dalam budaya demokrasi kita termasuk isu – isu yang tidak kalah mendesak untuk jadi perhatian kita semua..

Penulis : Pemerhati Sosial Pilitik_Tinggal di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

Camat Betoambari Dampingi Tim Penilai Lomba Pekarangan “KEDAI” Demi Sukseskan Ketahanan Pangan

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Guna mensukseskan ketahanan pangan Pemerintah Kecamatan Betoambari terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Upayanya, Senin 22 Juni 2026 Camat Betoambari, Edward Sanjaya, turun langsung mendampingi Tim Penilai Lomba Pemanfaatan Pekarangan sebagai Kebun Dapur Ibu (KEDAI)

 

Dalam keterangannya, Edward Sanjaya mengungkapkan,bperlombaan kali ini, tim penilai akan menyisir 5 kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Betoambari untuk memastikan semua proses penilaian berjalan optimal, dimana pihak kecamatan telah menginstruksikan seluruh jajaran kelurahan untuk bergerak bersama.

 

“Selama proses penilaian berlangsung, pihak Kecamatan Betoambari dan kelurahan akan bersinergi mendampingi kelompok-kelompok KEDAI di wilayah masing-masing. Langkah ini penting agar pelaksanaan lomba berjalan lancar dan mampu mencapai target yang kita harapkan bersama,” ujar Edward.

 

Ditambahkan, Program KEDAI ini bukan sekadar perlombaan musiman. Pasalnya, program ini menitikberatkan pada peran aktif kaum ibu dalam mengoptimalkan lahan pekarangan rumah menjadi sumber pangan yang mandiri, sehat, dan produktif. Dengan mengubah pekarangan menjadi kebun dapur, masyarakat diharapkan dapat memetik manfaat ganda yakni kemandirian Gizi dengan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga secara mandiri dari halaman rumah sendiri. Serta dampak ekonomi dengan membantu menghemat pengeluaran dapur sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan laju inflasi daerah di Kota Baubau.

 

Camat Betoambari optmis dengan melalui program KEDAI ini, Kecamatan Betoambari akan dapat mencetak lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan tangguh pangan dari level rumah tangga. (adm)

Continue Reading

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

By

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.