BATAUGA–TERASNUSANTARA_Pemerintah Daerah (Pemda) Buton Selatan (Busel) memberikan penghargaan kepada salah satu tokoh pemuda inspiratif juga pegiat budaya. Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh PJ. Buton Selatan, Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd., MM pada momen puncak Gebyar Waburi Park di Desa Gaya Baru Kecamatan Lapandewa, Rabu 11 Desember 2024.
Adalah Darmani yang diganjar penghargaan tersebut. Penghormatan diberikan atas kontribusi dan motivasinya kepada sejumlah dan pelaku budaya agar tetap memajukan dan melestarikan budaya di Busel. Bukan hanya itu, hadiah itu diberikan, juga oleh karena sebagai Pemuda yang mendiami Pulau Buton di sisi selatan, Darmani turut serta mendampingi dan mendedikasikan dirinya untuk membantu pemerintah juga komunitas budaya di berbagai kegiatan dan program strategis kebudayan.
Dalam kesempatan tersebut Darmani, S.Pd., M.Sos mengucapkan terimakasihnya kepada PJ. Busel, Drs. Badallah, S.Pd., MM dan Dinas Kebudayan serta Dinas Pariwisata. Pihaknya menilai, penganugerahaan tersebut merupakan motivasi baginya untuk terus menggelorakan spirit kemajuan budaya Busel.

“Terimakasih pak PJ Bupati, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan atas apresiasinya. Ini adalah motivasi untuk terus menggelorakan spirit kemajuan kebudayaan di Buton Selatan. Kita akan terus berkolaborasi dan bersinergi untuk menjadikan kebudayaan sebagai basis pembangunan kita,”ucapnya.
Sebagai Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), Legislator NasDem itu mendorong adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pengelolaan kebudayaan.
“Kita punya potensi kebudayaan yang amat melimpah bahkan sudah diakui oleh negara melalui berbagai penghargaan nasional yang kita terima selama ini, kita butuh Perda yang mengatur khusus bagaimana kita mengemas potensi budaya tersebut supaya kebijakan dan program kebudayaan kita lebih terarah dan kuat,”ujarnya.
Sebab, menurutnya, Perda tersebut dinilai urgen untuk menjadi instrumen strategis pembangunan daerah yang tidak hanya berdampak pada perlindungan kebudayaan tapi menyediakan landasan hukum untuk perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kebijakan terkait kebudayaan. “Insyaallah, kita lagi mengupayakan Perda itu lahir sebagai inisiatif DPRD” pungkasnya.
Kini, Alumni Pertukaran Pemuda Indonesia-Australia itu menjadi inspirasi bagi masyarakat, membuktikan bahwa komitmen dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya lokal adalah bagian penting dari pembangunan daerah.
Untuk diketahui, Gebyar Wisata Waburi merupakan Iven yang menonjolkan keindahan budaya lokal serta mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis alam dan budaya dengan tujuan untuk mempromosikan pariwisata, melestarikan seni budaya, membuka inovasi pelaku UMKM dan mendorong kegiatan sport tourisme sebagai upaya meningkatkan multiplier effect terhadap perekonomian masyarakat.
Sehingga tidak heran, selain penggiat budaya, penghargaan juga diberikan kepada Komunitas Jelajah Budaya Burangasi yang dianggap memiliki perhatian khusus terhadap tradisi dan kebudayaan di Buton Selatan, termasuk penggiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yaitu La Ode Zainuddin yang telah berkontribusi pula dalam menggagas beberapa produk UMKM di Kabupaten yang mekar sejak 2014 itu.(adm)