Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

PEMKAB BUTON GELAR RAKOR PERSIAPAN PEKAN IMUNISASI NASIONAL

Published

on

Terasnusantara, Buton –

Pemkab Buton melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buton dan melibatkan Intansi teknis lainnya serta TP PKK dan Darma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buton bakal menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di seluruh wilayah Kabupaten Buton Staf Ahli.

Staf Ahli Bupati Buton Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Haji Abdul Rais, S.E memimpin langsung Rakor tersebut di Aula Kantor Bupati Buton, Kamis 18 Juli 2024.

“Kemendagri mengeluarkan surat edaran untuk melaksanakan tugas PIN di seluruh Indonesi sehingga kita harus melakukan pekan imunisasi nasional polio kepada anak-anak mulai 0-7 tahun,” katanya.

Plt Kadis Perhubungan Kabupaten Buton ini juga menyampaikan PIN tahap pertama telah dilaksanakan sejak tanggal 27 Mei di 6 Provinsi di Indonesia dan Kabupaten Buton masuk tahap kedua dalam melaksanakan PIN Polio pada tanggal 23 Juli mendatang.

Pada kesempatan ini pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton Syafaruddin, SKM, M.Si dalam paparannya menjelaskan bahwa Polio adalah penyakit yang disebabkan virus yang menyerang susunan saraf manusia yang dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen dan bahkan kematian.

“Hingga saat ini belum ada obat untuk menyembuhkan penyakit polio. Namun, tersedia vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah penyakit ini. Polio dapat menyerang siapa saja dan tanpa mengenal batas usia dan penyakit ini terutama menyerang anak di bawah lima tahun,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa PIN Polio dilaksanakan dalam 2 putaran yang akan di laksanakan pada tanggal Tanggal 23-29 Juli 2024 Ditambah sweeping 5 hari dari tgl 30-3 Agustus 2024 merupakan tahap pertama dan pada tanggal Tanggal 6-12 Agustus 2024 ditambah sweeping 5 hari dari tgl 13-17 Agustus 2024 sebagai tahapan kedua.

“Sasarannya adalah anak berusia 0 sampai dengan 7 tahun (7 tahun 11 bulan 29 hari), termasuk pendatang tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Estimasi jumlah sasaran Kabupaten Buton sebanyak 19.901 anak (estimasi pusat),” kata Kadis Dinkes.

Dukungan stakeholder lanjut Kadis Dinkes sangat diharapkan karena keberhasilan pelaksanaan PIN Polio di Kabupaten Buton membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak baik lintas program maupun lintas sektor, dan pemerintah daerah juga para TP. PKK Kabupaten Buton, Dasawisma, Kader Kepo, Toma, Toga.

“Terkhusus kepada Dinas Kominfo untuk membantu mensosialisasikan dan promosi sebagai edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kepercayaan kepada masyarakat terhadap pentingnya pekan imunisasi nasional (PIN) untuk kesehatan generasi bangsa di tanah Buton,” pungkasnya.

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

By

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh

Published

on

By

PASARWAJO-TERASNUSANTARA_Umat Hindu di Desa Ambuau Indah dan Desa Siomanuru, Kecamatan Lasalimu Selatan menggelar pawai ogoh-ogoh sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi. Patung raksasa yang identik dengan wajah menyeramkan itu diusung beramai-ramai, menjadi simbol “pengusiran” sifat buruk dan energi negatif dalam diri manusia.

Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh dipimpin pemangku umat HinduDesa Ambua Indah yakni Mangku Imade wiroyogo, Mangku I Gede arnawo, Sedangkan Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh di desa Siomanuru dipimpin oleh Mangku I Wayan Simpen, Mangku Ida Bagus Widiantara dan Mangku I Gusti Made Kertayasa

Pawai arak arakan Ogoh-ogoh merupakan Simbol Sisi Gelap Manusia, Salah satu tradisi paling dikenal menjelang Nyepi dengan di arak-arakan Ogoh-ogoh yang menyurupai patung raksasa dan Ogoh-ogoh sering digambarkan sebagai sosok menyeramkan yang melambangkan Bhuta Kala, yaitu energi negatif dalam kosmologi Hindu Bali.

Secara simbolis, ogoh-ogoh merepresentasikan berbagai sifat buruk manusia seperti Keserakahan, Kemarahan, Ego dan Nafsu duniawi.

Setelah diarak keliling desa Ambuau indah, ogoh-ogoh dibakar sebagai simbol transformasi energi negatif menjadi keseimbangan baru.

Prosesi arak-arakan berlangsung meriah. Warga tumpah ruah menyaksikan iring-iringan ogoh-ogoh yang diarak keliling sebelum akhirnya dimusnahkan. Ritual ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyucian diri dan alam semesta sebelum memasuki hari suci Nyepi.

Tak sekadar tontonan, tradisi ini juga sarat makna spiritual. Di sisi lain, pawai ogoh-ogoh menjadi bukti kuatnya pelestarian budaya sekaligus cermin kerukunan antarumat beragama di dua desa tersebut.

Camat Lasalimu Selatan, LM Hidayat, SSos, yang didampingi Sekcam Lasalimu Selatan, Samuel Ngelo, SSos turut memberikan perhatian. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang akan merayakan Nyepi.

“Atas nama pemerintah dan Masyarakat, kami mengucapkan selamat Tahun Baru Saka 1948,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Dayat – Sapaat akrab Camat Lasalimu Selatan menilai, keberlangsungan tradisi ogoh-ogoh menjadi bagian penting dari kekayaan budaya daerah. Ia juga mengapresiasi konsistensi umat Hindu dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Ini bukti bahwa keberagaman di Lasel adalah sebuah kebersamaan. Harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Momentum Nyepi tahun ini juga dinilai spesial. Pasalnya, waktunya berdekatan dengan perayaan Idulfitri. Situasi ini disebut menjadi ruang untuk mempererat toleransi dan memperkuat kebersamaan.(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.