Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Pemkab Buton Gelar Musrenbang RPJPD

Published

on

Pemerintah Kabupaten Buton melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Buton tahun 2025-2045, bertempat di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu (22/05/2024).

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017, musrenbang RPJPD ini dilaksanakan untuk menjaring saran dan masukan dari stakeholder terkait maupun masyarakat untuk penyempurnaan rancangan RPJPD kabupaten Buton tahun 2025-2045”

Hal ini disampaikan Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Si., ketika membacakan sambutan Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si. sekaligus membuka rapat penyusunan RPJPD yang ditandai dengan pemukulan gong.

Sekda Buton menyampaikan proses penyusunan RPJMD kabupaten buton mengacu pada visi RPJPN tahun 2025-2045 atau Indonesia Emas 2045 yaitu Terwujudnya Indonesia sebagai Negara Nusantara Berdaulat, Maju dan Berkelanjutan.

“RPJMD kabupaten juga mengacu pada visi RPJPD Provinsi Sulawesi Tenggara  tahun 2025-2045  dimana dirumuskan Visi Kabupaten Buton tahun 2025-2045 dengan harapan bahwa dalam jangka waktu 20 tahun yang akan datang Buton ingin mejadi unggul dari aspek SDM, ekonomi dan tata kelola pemerintahannya serta pembangunan Buton yang berkelanjutan yaitu mengelola sumber daya alam dengan bijak dengan memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” tuturnya.

Jenderal ASN Buton ini juga menekankan sebagai bagian dari NKRI maka visi dan misi pembangunan Kabupaten Buton dalam kurun waktu 20 tahun harus selaras dengan RPJPN, RPJPD Provinsi Sultra dan rencana tata ruang wilayah.

“Cita-cita Indonesia Emas 2045 yaitu Indonesia menjadi 5 besar ekonomi dunia caranya dengan memanfaatkan bonus demografi dimana jumlah penduduk Indonesia 70 % dalam usia produktif,” imbuhnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan pemaparan materi yang dibawakan oleh Direktur Perencanaan Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri yang diwakili Perencana Ahli Muda pada Substansi Perencanaan dan Evaluasi Wilayah III, Hanz Budi Setiawan Dandel, M.A.P.

Kepala Bappeda Prov. Sultra yang diwakili Kabid Perencanaan Makro, Hasrullah, S. STP., M.Si., dan Kepala Bappeda Kab. Buton, Drs. Awaluddin.

Turut hadir Fokopimda Buton,  Ketua DPRD Kab. Buton, Pimpinan Instansi Vertikal, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Buton, Pimpinan perguruan tinggi, pimpinan perbankan, Tim Tenaga Pendamping penyusunan RPJPD, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan Forum Anak.

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

By

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Rayakan Nyepi, Umat Hindu Di Lasalimu Selatan Arak Ogoh-ogoh

Published

on

By

PASARWAJO-TERASNUSANTARA_Umat Hindu di Desa Ambuau Indah dan Desa Siomanuru, Kecamatan Lasalimu Selatan menggelar pawai ogoh-ogoh sebagai rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi. Patung raksasa yang identik dengan wajah menyeramkan itu diusung beramai-ramai, menjadi simbol “pengusiran” sifat buruk dan energi negatif dalam diri manusia.

Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh dipimpin pemangku umat HinduDesa Ambua Indah yakni Mangku Imade wiroyogo, Mangku I Gede arnawo, Sedangkan Upacara Pawai arak arakan Ogoh Ogoh di desa Siomanuru dipimpin oleh Mangku I Wayan Simpen, Mangku Ida Bagus Widiantara dan Mangku I Gusti Made Kertayasa

Pawai arak arakan Ogoh-ogoh merupakan Simbol Sisi Gelap Manusia, Salah satu tradisi paling dikenal menjelang Nyepi dengan di arak-arakan Ogoh-ogoh yang menyurupai patung raksasa dan Ogoh-ogoh sering digambarkan sebagai sosok menyeramkan yang melambangkan Bhuta Kala, yaitu energi negatif dalam kosmologi Hindu Bali.

Secara simbolis, ogoh-ogoh merepresentasikan berbagai sifat buruk manusia seperti Keserakahan, Kemarahan, Ego dan Nafsu duniawi.

Setelah diarak keliling desa Ambuau indah, ogoh-ogoh dibakar sebagai simbol transformasi energi negatif menjadi keseimbangan baru.

Prosesi arak-arakan berlangsung meriah. Warga tumpah ruah menyaksikan iring-iringan ogoh-ogoh yang diarak keliling sebelum akhirnya dimusnahkan. Ritual ini menjadi bagian penting dalam rangkaian penyucian diri dan alam semesta sebelum memasuki hari suci Nyepi.

Tak sekadar tontonan, tradisi ini juga sarat makna spiritual. Di sisi lain, pawai ogoh-ogoh menjadi bukti kuatnya pelestarian budaya sekaligus cermin kerukunan antarumat beragama di dua desa tersebut.

Camat Lasalimu Selatan, LM Hidayat, SSos, yang didampingi Sekcam Lasalimu Selatan, Samuel Ngelo, SSos turut memberikan perhatian. Ia menyampaikan ucapan selamat kepada umat Hindu yang akan merayakan Nyepi.

“Atas nama pemerintah dan Masyarakat, kami mengucapkan selamat Tahun Baru Saka 1948,” ujarnya, Rabu, 18 Maret 2026.

Dayat – Sapaat akrab Camat Lasalimu Selatan menilai, keberlangsungan tradisi ogoh-ogoh menjadi bagian penting dari kekayaan budaya daerah. Ia juga mengapresiasi konsistensi umat Hindu dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

“Ini bukti bahwa keberagaman di Lasel adalah sebuah kebersamaan. Harus terus kita jaga bersama,” tegasnya.

Momentum Nyepi tahun ini juga dinilai spesial. Pasalnya, waktunya berdekatan dengan perayaan Idulfitri. Situasi ini disebut menjadi ruang untuk mempererat toleransi dan memperkuat kebersamaan.(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.