Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Kedai Diharapkan Mampu Turunkan Stunting di Baubau

Published

on

BAUBAU-Terasnusantara_ Berdasarkan survey kesehatan yang baru saja diluncurkan, secara nasional stunting mengalami peningkatan. Bahkan di Sulawesi Tenggara (Sultra) naiknya empat persen dan berada pada titik 30 persen, sementara di Kota Baubau naik tiga persen dan tercatat 29 persen, sehingga sebagian besar di 17 Kota dan Kabupaten di Sultra punya tren kenaikan yang cukup tinggi.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Baubau, Fanti Frida Yanti, berharap adanya program Kedai yang telah dicanagkan Dinas Pertanian, mampu menurunkan stunting di daerahnya.

“Ketersedian pangan berbasis potensi daerah, terutama sayur-sayuran dan buah-buahan yang kemudian bisa diharapkan mengatasi persoalan stunting karena bukan hanya akan memenuhi kebutuhan keluarga, tapi juga rumah tangga, itu juga bisa memanfaatkan pekarangan yang ada di rumahnya masing-masing, harapnya beberapa waktu lalu, saat ditemui di sela kesibukannya di Sekretariat Kantor Walikota Baubau.

Karena itu, untuk mensukseskan rencana besar itu, bersama Dinas Pertanian juga TP-PKK Kota Baubau, pihaknya telah memberikan sejumlah bantuan bibit dan kompos juga kebutuhan lainnya kepada 43 kelompok Kedai di wilayah kerjanya.  Tujuannya, bukan hanya akan menyelesaikan masalah stunting, namun bisa menyelesaikan persoalan mendasar pada keluarga, seperti pengendalian inflasi pada kepala rumah tangga dan penurunan angka kemiskinan ekstrim.

“Kita tau, Baubau merupakan Kota yang sangat rentan terhadap inflasi, dan beberapa produk  pertanian, khusunya seperti sayuran, cabe banyak memicu inflasi, sehingga dalam skala rumah tangga inflasi bisa dikendalikan lewat “Kebun Dapur Ibu tadi”, ujarnya.

Kemiskinan ekstrem, urai Fanti, adalah adalah rumah tangga yang hanya memiliki penghasilan setiap harinya hanya Rp 11 ribu. Sehingga adanya Kedai tersebut, bisa mengurangi pengeluaran dalam rumah tangga bahkan diharapkan bisa meningkatkan pendapatan bagi rumah tangga tersebut.

“Kalau misalnya di pekarangan sudah ada sayuran, sudah ada bumbu-bumbuan, seperti bawang, seledri, cabe, kemudian tempat pekarangan yang lain itu bisa dimanfaatakan untuk beternak, baik ternak ikan, ternak ayam misalnya, maka kita bisa membayangkan, bisa menekan pengeluaran sampai seminim mungkin, maka kita tinggal cari ni karbo hidratnya,” urainya.

Meski begitu, kata dia, asupan tersebut bukanlah satu-satunya menjadi penyebab adanya stunting, namun pola asu anak juga menjadi penyebab adanya stunting. Tercatat berdasarkan riset yang dilakukan 70 persen disebabkan oleh pola asu.

“Jadi ada interfensi sensitif dan ada interfensi spesifik yang harus diselsaikan, dan intervensi spesifik inilah yang menjadi PR besar terkait dengan pola asu. Makanya kemudian kita masuk dengan pola asu, bagaimana anak-anak kita oleh orang tuanya bapak adan ibunya itu dikasih makan seperti apa ini, isi piringku apa saja, apakah ada protein hewaninya atau tidak, apakah ada sayuran dan buahnya, kemudian di rumah itu apakah masih ada yang merokok atau tidak,” jelasnya.

“Nah ini harus dituntaskan, jangan merokok di rumah, dan rokok juga khan bukan hanya berdampak buruk pada kesehatan tapi juga berdampak buruk bagi kantong. Menghabiskan rokok sebungkus sehari, itu sama harganya kalau kita mau beli pisang, itu luar biasa khan,” tambahnya.

Kemudian lanjutnya, bagaimana hubungan orang tua di rumah, dengan jangan konflik di depannya anak-anak karena akan memberikan bekas yang berdampak pada psikologis anak.

“Ingat, stunting tidak hanya berkaitan dengan prertumbuhan fisik, tapi dampak psikologis juga erat hubungan dengan anak kita stunting atau tidak, setiap pihak harus bekerja bersama, ibu Ketua TP-PKK tadi jelas sekali dalam sambutannya, mengatakan bahwa, stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrem, tidak akan bisa selesai kalau kita tidak bekerjsa bersama-sama, ini kita harus kerubuti, harus diperhatikan semu,” tutupnya.(Zarmin)

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

Camat Betoambari Dampingi Tim Penilai Lomba Pekarangan “KEDAI” Demi Sukseskan Ketahanan Pangan

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Guna mensukseskan ketahanan pangan Pemerintah Kecamatan Betoambari terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Upayanya, Senin 22 Juni 2026 Camat Betoambari, Edward Sanjaya, turun langsung mendampingi Tim Penilai Lomba Pemanfaatan Pekarangan sebagai Kebun Dapur Ibu (KEDAI)

 

Dalam keterangannya, Edward Sanjaya mengungkapkan,bperlombaan kali ini, tim penilai akan menyisir 5 kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Betoambari untuk memastikan semua proses penilaian berjalan optimal, dimana pihak kecamatan telah menginstruksikan seluruh jajaran kelurahan untuk bergerak bersama.

 

“Selama proses penilaian berlangsung, pihak Kecamatan Betoambari dan kelurahan akan bersinergi mendampingi kelompok-kelompok KEDAI di wilayah masing-masing. Langkah ini penting agar pelaksanaan lomba berjalan lancar dan mampu mencapai target yang kita harapkan bersama,” ujar Edward.

 

Ditambahkan, Program KEDAI ini bukan sekadar perlombaan musiman. Pasalnya, program ini menitikberatkan pada peran aktif kaum ibu dalam mengoptimalkan lahan pekarangan rumah menjadi sumber pangan yang mandiri, sehat, dan produktif. Dengan mengubah pekarangan menjadi kebun dapur, masyarakat diharapkan dapat memetik manfaat ganda yakni kemandirian Gizi dengan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga secara mandiri dari halaman rumah sendiri. Serta dampak ekonomi dengan membantu menghemat pengeluaran dapur sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan laju inflasi daerah di Kota Baubau.

 

Camat Betoambari optmis dengan melalui program KEDAI ini, Kecamatan Betoambari akan dapat mencetak lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan tangguh pangan dari level rumah tangga. (adm)

Continue Reading

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

By

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.