Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

JAMBORE KADER PKK TINGKAT KAB/KOTA SE-SULTRA RESMI DI BUKA

Published

on

KONAWE-Teerasnusantara- Pj. Gubernur Sultra yang diwakili Sekretaris Daerah Prov. Sultra (Sekda Sultra), Drs. H Asrun Lio.,M.Hum.,Ph.D, membuka secara resmi Jambore Kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tingkat Prov. Sultra di Lapangan Upacara Kantor Bupati Konawe, (Jum’at, 19 April 2024).
Hadir dalam kegiatan tersebut mendampingi Sekda Sultra; Danlanud Halu Oleo, Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Prov. Sultra, Ka. BPKAD, Kadis PTSP, ⁠Kadis Kominfo Sultra, Kadispora Sultra, Ka. DPMD, Ka. BPSDM, Kadis DLH, Kadis Dukcapil, Ka. BAPENDA, Kadis Koperasi & UMKM, Karo pemerintahan, Karo kesra, Plt. Kadis kehutanan, Mewakili Kalak BPBD, perwakilan Karo umum, perwakilan Karo Adpim, Sekdis Kominfo Sultra serta turut hadir Para Bupati/Walikota se-Sultra. Disamping itu juga turut hadir Ketua DPRD Kab. Konawe, Ketua Tim Penggerak PKK Kab/Kota se-Sultra, Para Kepala OPD Kab. Konawe dan Pejabat terkait lainnya serta tokoh masyarakat Konawe.
Pj. Ketua PKK Kab. Konawe, Trinop Trijasari Harmin dalam sambutan menyampaikan bahwa Tim Penggerak PKK perlu merencanakan, melaksanakan langkah kongkrit untuk memperkuat pengorganisasian atau kelembagaan PKK, sebagai lembaga masyarakat yang handal. Selain itu, Trinop Trijasari juga mengungkapkan bahwa Jambore Kader PKK di Konawe menunggu sampai 12 tahun, dan baru terlaksana pada hari ini.
Kemudian sambutan Pj. Bupati Konawe, Dr. H Harmin RambaRamba, SE., MM, dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kab. Konawe karena Jambore Kader PKK dipusatkan di Konawe pada tahun 2024. Pj. Bupati Konawe juga berharap agar pelaksanaan kegiatan tingkat Provinsi ini dapat menjadi babak awal di Kabupaten Konawe.
“mudah-mudahan ini adalah suatu awal kegiatan Provinsi, kita punya obsesi kedepan bukan hanya ditingkat Provinsi kalau perlu di tingkat nasional” ungkapnya.
Lanjut Pj. Bupati Konawe mengatakan “Selaku Penjabat Bupati Konawe menyampaikan terimakasih kasih kepada Pj. Ketua TP. PKK Provinsi. Sultra yang telah memberikan kepercayaan Kab. Konawe selalu penyelenggaraan Jambore PKK. Tentunya harapan kami Jambore hanyalah wadah atau ivent untuk menyatuhkan dan meningkatkan kemampuan dan keterampilan, terutama kader-kader PKK se-Sultra.
“Didalam penguatan kelembagaan PKK tersebut harus dilakukan dengan meningkatkan kemampuan, pengetahuan dan keterampilan tim penggerak PKK itu sendiri”, lanjutnya.
Lebih lanjut, Pj. Bupati Konawe mengatakan bahwa “kebanggaan bagi Kab. Konawe, ini merupakan kali pertama setelah 12 (dua belas) tahun pelaksanaan Jambore PKK di Sulawesi Tenggara dipusatkan di Kota Padi julukan untuk Kab. Konawe”.
“Terimakasih kepada seluruh Pemda yang mendukung PKK Kab. Konawe sehingga dapat menjadi tuan rumah pada tahun ini”.
Sambutan dari Pj. Ketua TP. PKK Prov. Sultra, Dra. Wa Ode Munanah Asrun Lio, juga menyampaikan terima kasih untuk penyelenggaraan kader PKK Kab/Kota se-Sultra dan tuan rumah Kab. Konawe yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan acara ini. Selain itu juga, angka prevalensi stunting di Sultra masih cukup tinggi yang berada di angka prevalensi stunting secara nasional, sehingga Tim Penggerak PKK Prov. Sultra akan menerapkan salah satu program unggulan tahun 2024 yaitu pengendalian dan penanganan masalah stunting dengan bekerja sama dan berkolaborasi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal di Prov. Sultra.
Jambore Kader PKK tingkat Prov. Sultra merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan tempat penyelenggaraan secara bergilir di Kab/Kota se-Sultra dan pada tahun 2024 Kab. Konawe mendapatkan giliran sebagai tuan rumah penyelenggara Jambore Kader PKK yang ke-12.
Lanjut, disampaikan bahwa Jambore kader PKK merupakan momentum yang paling strategis bagi kader-kader PKK untuk saling bersilaturahmi, saling bertukar informasi untuk menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan dan Jambore kali ini akan dilaksanakan berbagai lomba untuk mendukung pelaksanaan 10 program pokok PKK bagi pengurus dan kader-kader.
Jenis lomba yang akan dilaksanakan pada jambore kali ini yaitu:
1. Lomba parade budaya nasional
2. Lomba paduan suara
3. Lomba cerdas cermat
4. Lomba Jingle Gelari Pelangi
5. Lomba masak non-beras
6. Lomba senam kreasi 6 langkah cuci tangan
Bagi tim penggerak PKK atau kader PKK Kab/Kota yang memperoleh juara 1 dari setiap jenis lomba akan mewakili tim penggerak PKK Prov. Sultra pada Jambore tingkat nasional di Kota Surakarta pada tanggal 15-16 Mei Tahun 2024 mendatang.
Selanjutnya, pada sambutannya Pj. Gubernur Sultra yang diwakili Sekda Sultra menuturkan bahwa kegiatan ini tidak terlepas dari support yang diberikan oleh para Bupati/Walikota selaku pembina dan para Ketua Tim Penggerak PKK Kab/Kota se-Prov. Sultra sehingga dapat terlaksana dengan baik. Selain itu, Jambore seperti ini yang di isi dengan pelaksanaan berbagai lomba antar kader agar dijadikan momentum yang paling berharga untuk memupuk rasa kebersamaan, mempererat hubungan silahturahmi serta menambah wawasan, pengetahuan, keterampilan dan kreativitas para kader.
“Saya berharap agar PKK sebagai mitra pemerintah daerah di bidang pemberdayaan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kemampuan manajerial terkait dengan peran, tugas dan fungsi serta mekanisme kegiatan yang profesional sehingga bisa mendukung kerjasama dengan organisasi PD” Kata Sekda Sultra.
Sejalan dengan tema yang diusung yaitu: ‘melalui jambore kader PKK kita tingkatkan sinergi dan kreatifitas dalam membangun keluarga berkualitas menuju masyarakat, mandiri, tangguh dan inklusif untuk mewujudkan Indonesia maju’, untuk itu perlu memberi perhatian kepada kader-kader PKK seluruh jenjang, mulai dari Provinsi, Kab/Kota, Kecamatan dan Kelurahan serta desa.
Sebagai simbol dibukanya kegiatan tersebut, Sekda Sultra didampingi Pj. Ketua PKK Sultra bersama Pj. Bupati Konawe dan Pj. Ketua PKK Kab.Konawe melakukan penguntingan pita yang mengikat balon.

Pemerintah

Buka Kejuaraan Futsal Ambuau Indah Cup II, Camat Lasalimu Selatan Serukan Junjung Tinggi Sportivitas dan Bertanding Secara Sehat

Published

on

By

PASARWAJO-TERASNUSANTARA_Camat Lasalimu Selatan Kabupaten Buton, LM Hidayat, S.Sos membuka Turnamen Futsal Ambuau Indah Cup II Tahun 2026 Desa Ambuau Indah, di Lapangan Futsal Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Senin, 20 Juli 2026 kab. Buton telah berlangsung Pembukaan Turnamen Futsal Ambuau Indah Cup II Tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Camat Lasalimu Selatan mengatakan Kejuaraan Futsal tersebut menjadi wadah yang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan prestasi, serta mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan antarwarga melalui olahraga.

“Kami selaku Pemerintah Kecamatan Lasel menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini, khususnya pada Pj Kades Ambuau Indah yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan Futsal ini. Kami juga mengharapkan kepada seluruh pemain agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” kata Camat.

Camat lasel juga mengharapkan melalui Turnamen Futsal tersebut akan lahir bibit-bibit atlet Futsal yang berbakat lahir dari Bumi Ambuau.

Kapolsek Ambuau Indah, Iptu La Nasiri, SH menegaskan agar para pemain dapat menjaga kamtibmas selama pertqndingan berlangsung. “Menang ataupun kalah merupakan bagian dari proses belajar, namun ditegaskan pada semua pemain menjaga spotivitas. Untuk semua pemain jika siap menang harus siap kalah,” kata Kapolsek.

Turut hadir Pj. Kades Ambuau Indah, Samuel Ngelo, SSos, Danramil 1413-10 Lasalimu diwalih Babinsa Desa Ambuau Indah, Serma Rahman, Bhabinkamtibmas Desa Ambuau Indah, Rizal Wabula.

Turnamen Futsal Ambuau Indah Cup II tahun 2026 diikuti oleh 31 Klub, yang direncanakan berlangsung sampai 15 Agustus 2026.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

Published

on

By

JAKARTA-TERASNUSANTARA_Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung. Pernyataan tersebut dinilai telah merendahkan profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dan berpotensi mencederai semangat kemerdekaan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa bertanya kepada narasumber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas jurnalistik dalam memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Oleh karena itu, setiap narasumber, termasuk advokat, memiliki hak untuk menjawab atau menolak menjawab pertanyaan, namun tetap berkewajiban menjaga etika komunikasi dan menghormati profesi wartawan.

“Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers,” ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu 18 Juli 2026.

Menurutnya, PWI Pusat tidak mempersoalkan pembelaan hukum yang dilakukan seorang advokat terhadap kliennya karena hal tersebut merupakan hak yang dijamin oleh hukum. Akan tetapi, pembelaan tersebut tidak boleh disampaikan dengan cara yang merendahkan profesi lain atau mengintimidasi wartawan yang sedang bekerja.

“PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapa pun,” tegasnya.

Akhmad Munir mengatakan advokat dan wartawan merupakan dua profesi yang sama-sama memiliki peran strategis dalam negara hukum dan demokrasi. Advokat menjalankan fungsi pembelaan terhadap hak-hak kliennya, sedangkan wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial melalui penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Karena itu, kedua profesi tersebut semestinya saling menghormati dan menjaga etika dalam setiap interaksi di ruang publik.

Sehubungan dengan peristiwa tersebut, PWI Pusat meminta Advokat Hotman Paris Hutapea memberikan klarifikasi kepada publik serta menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers apabila pernyataannya telah menimbulkan kesan merendahkan martabat wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan baik antara profesi advokat dan wartawan serta membangun iklim demokrasi yang sehat.

“Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. Namun pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers,” kata Akhmad Munir.

PWI Pusat juga mengingatkan seluruh wartawan Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Organisasi akan terus menjalankan fungsi pembelaan dan perlindungan terhadap setiap wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, atau tindakan lain yang menghambat pelaksanaan kerja jurnalistik.

Lebih lanjut, PWI Pusat mengajak seluruh organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber untuk bersama-sama membangun budaya komunikasi yang saling menghormati. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun penghormatan terhadap profesi wartawan merupakan syarat penting bagi terpeliharanya kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.

“Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika,” tutup Akhmad Munir.

PWI Pusat menegaskan akan terus berdiri di garis terdepan dalam membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, serta memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistiknya tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Pemkot Baubau Gelar Rapat Perdana Untuk Sambut HUT RI ke-81

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mulai mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang. Tindakan awal ini ditandai dengan digelarnya rapat perdana pembentukan panitia pelaksana tingkat Kota Baubau yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc di aula kantor Wali Kota Baubau Palagimata Selasa (14/07/2026).

Pertemuan tersebut fokus pada penyusunan struktur kepanitiaan dengan melibatkan lintas sektor secara luas. Tidak hanya internal Pemkot Baubau, kepanitiaan tahun ini secara solid mengintegrasikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, hingga satuan TNI-Polri.

“Ini adalah rapat pertama panitia perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81. Agenda utama kita adalah pembentukan panitia, yang mana di dalamnya kami melibatkan seluruh unsur Forkopimda, instansi vertikal, Polisi Militer, hingga perwakilan dari Batalyon TP 823 Wakaaka. Dan pembagian tugas di dalam kepanitiaan saat ini sudah rampung dan jelas (clear), mulai dari seksi upacara penaikan bendera hingga pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka,” ujar Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc usai memimpin rapat.

Sebagai tindak lanjut, Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu menginstruksikan kepada masing-masing seksi panitia untuk segera menggelar rapat internal. Rapat koordinasi teknis tersebut nantinya akan menyusun detail kegiatan, mekanisme kepesertaan, serta ragam perlombaan yang akan diselenggarakan.

Kata dia, suksesnya agenda tahun lalu menjadi patokan utama. Antisipasi dini terhadap berbagai kendala masa lalu menjadi prioritas agar pelaksanaan tahun ini berjalan lebih matang.”Patokan kami adalah pelaksanaan tahun lalu. Komitmen kita bersama adalah perayaan tahun ini harus jauh lebih baik. Apa-apa yang dirasa kurang pada tahun lalu, kita antisipasi bersama agar tidak terulang kembali,”jelasnya.

Wa Ode Hamsinah Bolu juga menitipkan pesan mendalam mengenai esensi dari peringatan kemerdekaan ini dimana ditekankan pentingnya keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pasalnya, Pemkot Baubau berkomitmen agar kemerdekaan tidak hanya dirasakan sebagai seremonial belaka, melainkan pesta rakyat yang menyatukan.

“Intinya, ini adalah perayaan bersama seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat Kota Baubau harus bisa merasakan euforianya dan terlibat langsung dalam setiap lomba yang diadakan. Kita butuh kemeriahan, kita butuh ketertiban, tetapi yang paling utama adalah keterlibatan unsur masyarakat. Kita ingin perayaan Proklamasi ke-81 ini menjadi perayaan yang inklusif dan terbuka untuk semua kelompok,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk agenda kegiatan yakni pada Sabtu 1 Agustus 2026 akan diadakan Lomba kebersihan lingkungan tingkat OPD, Kecamatan dan Kelurahan. Kemudian, pemasangan umbul-umbul pengibaran Bendera Merah Putih, Pemasangan spanduk ucapan selamat HUT RI ke 81. Senin-Rabu (10-12 Agustus 2026) adalah Lomba Gerak jalan Indah. Sabtu, 15 Agustus 2026 adalah Pengukuhan Paskibraka Tingkat Kota Baubau. Minggu, 16 Agustus 2026 Sidang Paripurna, Taptu di Rujab Walikota dan Lapangan merdeka, Renungan Suci pukul 23.00 Wita di Makam Oputa i Koo. Senin, 17 Agustus 2026 yakni Upacara Penaikan dan Penurunan bendera di Lapangan lembah hijau, Penyerahan remisi setelah upacara di lapas IIA Kota Baubau  dan Ramah Tamah lapangan lembah hijau dan pantai kamali.(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.