Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

DPPKB Baubau Dampingi Mahasiswa Unidayan

Published

on

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Baubau mendampingi mahasiswa Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau yang melakukan pembegkalan saat turun di Kelurahan Kaisabu Baru guna pengabdian kepada masyarakat.

Kepala DPPKB Baubau, Fanti Frida Yanti mengapresiasi Unidayan yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, banyak tanggung jawab yang harus dibagi bersama. Tak bisa hanya satu institusi. Pun pada jenjang birokrasi dari tingkat pusat hingga masyarakat di akar rumput. Sebab persoalan Stunting berkaitan dengan ketahanan dan keberlangsungan bangsa.

Pada kesempatan itu, Fanti menyampaikan empat kesimpulan hasil rakornas Stunting, pertama, perlu sasaran lebih fokus (super prioritas-catin beresiko, ibu hamil dan ibu dengan baduta); kedua perlu aksi nyata yang lebih konvergen, holistik, integratif, dan berkualitas khususnya pada level keluarga;

“ketiga, soal disparitas antar wilayah; dan keempat, prioritas pada wilayah berdampak luas,” sebutnya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya sekaligus membuka secara resmi kegiatan Pembekalan Fasilitasi dan Koordinasi Pendampingan Perguruan Tinggi melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa Penting (Peduli Stunting).

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh 2 (dua) narasumber, yaitu: Fanti Frida Yanti, SS.,MA dan Dr. Rininta Andriani, M.Kes. Sebagai penyaji pertama, Ibu Fanti Frida Yanti, SS.,MA, menyampaikan materi yang bertajuk ‘Kebijakan dan Mekanisme Pelaksanaan Program Percepatan Penurunan Stunting.

Dalam pemaparannya, Kadis DPPKB Kota Baubau ini, menjelaskan 3 (tiga) hal: pertama, kebijakan penurunan Stunting; kedua, mekanisme pelaksanaan program percepatan penurunan Stunting; dan ketiga, sumber pendanaan program percepatan penurunan Stunting.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa Unidayan adalah salah satu dari 8 (delapan) kampus di Sulawesi Tenggara yang bermitra dengan Kantor Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara. Dan telah berkolaborasi sejak tahun 2023 yang lalu. Bagi Unidayan, itu adalah upaya untuk berkontribusi dalam penurunan Stunting.

Sementara pada kesempatan yang sama, Dr. Rininta Andriani, M.Kes, Dekan FKM Unidayan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang telah mendukung program Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh fakultasnya. Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut terdiri dari beberapa tahap, mulai persiapan hingga pelaksanaannya.

Selanjutnya Dr. Rininta mengatakan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi pengembangan kapasitas mahasiswa. Sebagai pengalaman dalam desain program. Ia juga menuturkan, ke depan Unidayan juga terus membangun jejaring, dan berkolaborasi dengan berbagai institusi lainnya, salah satunya adalah DPPKB Kota Baubau.

Dan sebagai penyaji kedua, Dr. Rininta Andriani, M.Kes, Dekan FKM Unidayan menyampaikan materi yang bertajuk ‘Pencegahan Stunting Berbasis Budaya’. Menurut Rininta, intervensi budaya lokal untuk pencegahan Stunting diantaranya melalui tradisi; posuo, posipo, dan dole-dole.

Sementara, itu, Lurah kaisabu, Arianto, SP, dalam sambutannya menghimbau seluruh peserta yang hadir, agar menyampaikan pula ilmu yang didapat, pada masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Ia menyebutkan di Kelurahan Kaisabu Baru saat ini terdapat ini 68 bayi/balita beresiko Stunting. Beresiko bukan berarti Stunting. Artinya semua pihak berupaya menjaga agar bayi/balita tidak mengalami Stunting.

Pihaknha menitip pesan agar setiap keluarga mampu merencanakan kehidupannya dengan baik. “Misal dalam merencanakan kelahiran anak harus memperhatikan 4T; Terlalu muda, Terlalu tua, Terlalu dekat dan Terlalu banyak,” ujarnya

Taswin, SKM.,M.Kes selaku koordinator pelaksana kegiatan, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pembekalan, fasilitasi dan koordinasi percepatan penurunan Stunting, merupakan kegiatan yang dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unidayan dalam bentuk pengabdian masyarakat.

“Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan kepedulian dan peran serta pemangku kepentingan, salah satunya adalah kampus dalam upaya percepatan penurunan Stunting. Dimana Stunting adalah masalah nasional yang saat ini sedang dihadapi bersama. Kegiatan telah dimulai sejak 26 September, kemudian hari ini (3 Oktober) pembekalan, dan selanjutnya Minggu ke-3 Oktober adalah penyelenggaraan kegiatan DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting),” ungkapnya.

Taswin menjelaskan bahwa sasaran kegiatan tersebut adalah keluarga yang memiliki bayi, ayah-ibu yang punya balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Iapun berharap pada seluruh peserta yang agar mengikuti kegiatan dengan baik.

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Kaisabu baru tersebut yakni, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Kadis PPKB) Kota Baubau, Fanti Frida Yanti, Lurah Kaisabu Baru, Atianto, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan), Rininta Andriani, juga sejumlah Penyuluh KB, Kader Posyandu, Kader KB dan Mahasiswa Penting (Peduli Stunting) Unidayan.(adm)

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

Awal Oktober Bandara Udara Betoambari Baubau Kembali Buka Penerbangan SAJ

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Setelah sebulan tidak beroperasi akibat kurangnya penumpang pengguna layanan penerbangan di Bandara Udara Betoambari, awal oktober penerbangan Baubau-Makasar dengan maskapai Super Air Jet (SAJ) bakal Kembali dibuka.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bandara Betoambari Baubau, Anas La Bakara saat ditemui di Kantornya Jalan Dayanu Ikhsanuddin Baubau, 22 Sepetember 2026. “1 Oktober nantinya dilayani dengan dua pesawat jam 06.30 dan 09.30 Jam 6.30 ini wings dan jam 09.30 pesawat Super Air Jet,” katanya.

 

Tiketnya, lanjut, Anas La Bakara, untuk Wings Air diharga Rp 1.500.000 sampai dengan 1.700.000 perorang sedangkan tarif tiket SAJ tidak cukup satu juta rupiah perorang, yakni dikisaran Rp 700 ribu perorang sampai dengan Rp 900 ribu perorang. “Artinya, kalua harga tiket lebih murah, maka kita akan lebih banyak melayani masyarakat” tuturnya.

Karena itu, jika bandaranya panjang, lebih representative, artinya landasannya bisa 2.500 meter maka pesawat dengan kapasitas besar seperti boeing 737 akan bisa landing di Baubau dan dampaknya akan sangat terasa manfaatnya bagi masyarakat Kepulauan Buton dan pengguna lainnya.

“(Karena, red) contoh dari segi harga dengan wigns harganya Rp 1.500.0000, 1.700.000. Jika pesawat pesawat ini (Boeing 737, red) hadir di Bandara Betoambari, bisa berkompetisi di Bandara Betoambari, maka harganya bisa di 500 ribu sampai 700 ribu tarifnya perorang. Jadi luar biasa manfaatnya,” pungkasnya.

Continue Reading

Pemerintah

Kemendagri Berikan Penghargaan ke Walikota Baubau

Published

on

By

Istimewa

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memeberikan penghargaan ke Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, S.E., pada kegiatan Batch II Apresiasi Kepala Daerah Berprestasi kategori Akses dan Pelayanan Kesehatan Regional Sulawesi di hotel Claro Kota Makassar pada Jumat, 18 September 2026.

Kepala Inspektorat Kota Baubau LM Darmawan Hibali, S.STP, M.Si dalam realesnya mengatakan, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, mudah dijangkau, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Selain penghargaan, Pemkot Baubau juga mendapatkan apresiasi sebesar Rp1,5 miliar.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja bersama Pemerintah Kota Baubau dalam menghadirkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat. Namun bagi kami, penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan amanah untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan,”ujarnya, 19 September 2026.

Kata dia, perspektif pengawasan internal, Inspektorat akan terus memaksimal fungsi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) dan mendorong agar setiap program dan kebijakan dilaksanakan secara efektif, transparan, akuntabel, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Karena itu, tambahnya, insentif yang diterima Pemkot Baubau juga harus dipandang sebagai kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan memperkuat pengawasan agar pemanfaatannya tepat sasaran, sesuai ketentuan, dan berorientasi pada hasil.

La Ode Darmawan Hibali berharap, prestasi ini tidak hanya menjadi sebuah penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk membangun budaya kerja yang semakin baik, memperkuat kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan nilai tambah bagi peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau.

Lebih jauh dijelaskan, kategori Akses dan Pelayanan Kesehatan merupakan salah satu bentuk penilaian terhadap komitmen pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif. Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain akses layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sanitasi layak, ketersediaan fasilitas kesehatan sesuai standar, serta pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Koramil Kabaena Gotong Royong Bangun Jalan Tani

Published

on

By

BOMBANA-TERASNUSANTARA_Kodim 1431 Bombana melalui Koramil 02 Kabaena bergotong royong bersama warga mengecor jalan tani yg menghubungkan jalan menuju kebun. Kegiatan sosial itu dimulai Minggu 08.00 WITa hingga pukul 10.00 WITa pada minggu 6 September 2026.

Dalam keterangan persnya, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena Serka Jaelani menjelaskan,  kegiatannya dimulai sejak minggu ini dan akan dikerjakan lagi sesuai kondisi keuangan kegiatan yang bersumber dari warga desa setempet.

“Ini murni sumbangan dari warga. Rencana ada 350 meter dengan lebar satu meter. Hanya mereka kerja bertahap, setiap ada dana yang terkumpul mereka kerja lagi,” ujarnya, Minggu 6 September 2026.

Serka Jaelani menjelaskan,  pembangunan jalan tersebut bertujuan untuk memperlancar akses dan mobilisasi warga dari  Desa Tirongkotua menuju kebun. Dalam kegiatan amal itu, Serka Jaelani dibantu dengan empat orang anggotanya sementara dari pihak desa yang ikut terlibat sekira 50 orang yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa. “Selama kegiatan berlangsung keadaan aman dan terkendali,” pungkasnya.

Editor : Zarmin

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.