Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Olahraga

Menelisik Porseni Puma yang Lestari Hampir Setengah Abad

Published

on

Pekan Olahraga Porseni Puma telah berlangsung selama 49 tahun. meski saat ini kegiatan tersebut sudah dikemas secara modern dengan melibatkan pihak pemerintah dan swasta lainnya, nilai-nilai positif seperti kebersamaan gotong-royong setiap acara masih tetap terjaga

TerasNusantara.id – Baubau– Usai Pelaksanaan Idul Fitri masyarakat Pulau Makasar (Puma) memiliki kebiasaan rutin menggelar Pekan Olahraga dan Seni (Porseni). Tempatnya berpusat di Lapangan Sepak Bola Puma Kelurahan Sukanayo, Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau.

Menariknya agenda tahunan masyarakat yang mendiami pulau satu-satunya di Kota Baubau itu telah berlangsung hampir setengah abad lamanya atau tepatnya 49 tahun sejak 1974 digagas.

Bahkan menariknya lagi, meski saat ini kegiatan tersebut sudah dikemas secara modern dengan melibatkan pihak pemerintah dan swasta lainnya, nilai-nilai positif seperti kebersamaan gotong-royong setiap acara masih tetap terjaga.  Terlihat dari yang muda hingga yang tua, masyarakat tetap semangat meski dibawah teriknya matahari dan guyurnya hujan semua bahu membahu demi suksesnya kegiatan itu, termasuk adanya ide-ide kreatif.

Karena itu, salah satu penggagas Porseni, Ariani berharap Porseni ini bisa bertahan serta rutin terlaksana dan menjadi wadah pencarian bakat bagi putra putri Puma juga sarana untuk meningkatkan silaturhami sesama dalam membangun nilai-nilai positif.

Diungkapkannya, awalnya olahraga yang dipertandingkan kala itu yakni hanya bulu tangkis saja yang digelar setiap minggunya dengan pesertanya hanya masyarakat Pulau Makasar dimana tempatnya kala itu, setiap minggunya berbeda-beda yang dikemas dengan cara bergilir.

“Khan awalnya itu bukan lebaran, tapi tiap mimggu, misalnya minggu ini di Sukanayo Banabungi, terus Matanayo Tanga, begitu awalnya, setelah itu berlangsung dan berlangsung, kemudian adami ide, cabangnya bertambah,” ungkapnya.

Sebagai salah seorang penggagas Porseni, wanita yang juga guru olahraga di salah satu Sekolah Dasar (SD) itu bersyukur dan mengapresiasi kegiatan tersebut yang kian tahun makin berkembang peserta maupun penontonnya.

“Ya Alhamdulillah kita bersyukur, karena mulai dari tahun sekian-sekian sampai dengan tahun ini berkembang pesat,” ucapnya.

Sementara itu Lurah Liwuto, Sarif Male mengungkapkan selama menjadi Lurah enam tahun lamanya, Porseni Puma terus memperlihatkan kosistensinya dengan ragaman olahraga dan seni yang dipertandingkan juga dilombahkan.

Namun lebih dari itu, lanjutnya, Porseni Puma bertahan dan lestari hingga saat ini, karena mampu menjadi wadah silaturahmi bagi warga penghuninya. Tidak heran banyak keluarga, kerabat rantau, baik yang dari luar negeri, dari indonesia barat hingga indonesia timur terdorong pulang kampung selain untuk berlebaran bersama sanak saudara dan keluarga.

Bahkan, fenomena penyebaran Coronavirus 2019 atau Covid -19 yang melanda dunia termasuk negara Indonesia dan khususnya Kota Baubau. Porseni Puma tetap rutin terlaksana dengan menerapkan protokel kesehatan.

“Makanya siapapun nanti yang menjadi lurah di Puma nanti, berharap Porseni ini terus didukung dan mendapatkan suport,” harapnya.

Porseni Puma tahun 2023 dibuka langsung oleh Gubernur Sultra, H. Ali Mazi di lapangan sepak Bola Puma, Kelurahan Sukanayo, 24 April lalu. (Zarmin)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahraga

Jelang Porprov, KONI Baubau Matangkan Persiapan

Published

on

By

Ketgam : Sejumlah pengurus KONI Kota Baubau menggelar rapat dalam rangka mematangkan persiapan menghadapi pelaksanaan Porprov Sultra 2026. ( Foto Istimewa)

–Fokus Dipembinaan Atlet dan Pelatih

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Jelang Pekan Olaharaga Provinsi (Porprov) Sultra 2026 yang berlangsung di Kendari pada November mendatang, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Baubau mulai mematangkan persiapan.

Ivent olahraga itu. KONI Baubau fokus pada pembinaan atlet dan pelatih melalui masing-masing cabang olahraga (Cabor). Langkah tersebut dilakukan agar atlet yang nantinya memperkuat Kota Baubau benar-benar dipersiapkan secara matang dan berkesinambungan.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Baubau, Dio Aldiansyah, SE melalui Sekretaris Umum KONI Kota Baubau, Zulkifli, SKM., M.Kes, mengatakan persiapan menuju PORPROV tidak boleh dilakukan secara instan menjelang pertandingan. Karena itu, setiap cabor didorong untuk meningkatkan intensitas latihan sekaligus melakukan evaluasi terhadap perkembangan atlet.

“Saat ini KONI Kota Baubau secara rutin melaksanakan pembinaan atlet dan pelatih melalui cabang olahraga. Kami ingin memastikan persiapan menuju PORPROV Sultra 2026 dilakukan secara terencana dan tidak mendadak menjelang pertandingan,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, pada Tahun Anggaran 2026 KONI Kota Baubau mendapat dukungan dana hibah dari Pemerintah Kota Baubau sebesar Rp 800 juta. Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung pembinaan prestasi olahraga, khususnya melalui program yang dijalankan masing-masing cabor.

Zulkifli menegaskan, anggaran yang dikelola KONI pada prinsipnya diarahkan untuk kepentingan pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga.

“Pada prinsipnya seluruh anggaran yang dikelola KONI kembali kepada atlet melalui cabang olahraga. Cabor merupakan tempat atlet dibina dan dipersiapkan. Karena itu, orientasi anggaran KONI adalah bagaimana pembinaan prestasi dapat berjalan dan atlet mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan anggaran tersebut harus dibarengi dengan keseriusan setiap cabor dalam menjalankan program pembinaan.

KONI berharap masing-masing cabor memiliki program latihan yang jelas serta mampu mengukur perkembangan atlet secara berkala.

Sebagai bagian dari persiapan PORPROV Sultra 2026, KONI Baubau juga mewajibkan setiap cabor melakukan seleksi atlet.

Seleksi tersebut diharapkan dilakukan secara objektif dan transparan untuk mendapatkan atlet yang benar-benar memiliki kemampuan dan kesiapan memperkuat kontingen Kota Baubau.

Hasil seleksi selanjutnya wajib disampaikan secara resmi kepada KONI Kota Baubau paling lambat 15 Oktober 2026.

“Kami memberikan kesempatan kepada masing-masing cabor untuk melakukan seleksi atlet. Prinsipnya, atlet yang nantinya membawa nama Kota Baubau harus benar-benar merupakan atlet terbaik yang telah melalui proses seleksi,” tegas Zulkifli.

Menurutnya, penetapan atlet tidak semata-mata berdasarkan penunjukan. Kemampuan, prestasi, kedisiplinan, kondisi fisik hingga kesiapan mengikuti program latihan menjadi bagian penting yang harus dipertimbangkan oleh setiap cabor.

Atlet Hasil Seleksi Disiapkan Masuk TC

Setelah seluruh cabor menyelesaikan proses seleksi dan menyerahkan daftar atlet kepada KONI, tahapan selanjutnya akan diarahkan pada Training Center (TC) atau pemusatan latihan.

TC menjadi salah satu tahapan penting untuk mematangkan kesiapan atlet, baik dari sisi fisik, teknik, strategi maupun mental bertanding.

“Setelah seleksi selesai, kita masuk pada tahapan TC. Di sinilah atlet akan lebih dimatangkan. Kita ingin melihat perkembangan mereka, memperbaiki kekurangan yang masih ada dan memastikan ketika PORPROV dilaksanakan, atlet Kota Baubau sudah berada dalam kondisi terbaik untuk bertanding,” katanya.

Zulkifli berharap seluruh cabor, pelatih dan atlet memiliki semangat yang sama dalam mempersiapkan diri menghadapi PORPROV Sultra 2026.

Menurutnya, prestasi olahraga membutuhkan proses panjang, mulai dari pembinaan, latihan yang konsisten, kedisiplinan hingga evaluasi secara berkelanjutan.

“KONI akan terus berupaya memberikan dukungan kepada atlet melalui cabor. Sekarang yang paling penting adalah bagaimana seluruh cabor serius melakukan pembinaan, melaksanakan seleksi dengan baik dan mempersiapkan atlet menuju TC,” ujarnya.

“Kita ingin Kota Baubau menghadapi PORPROV bukan sekadar untuk berpartisipasi, tetapi dengan persiapan yang matang dan semangat untuk memberikan prestasi terbaik bagi daerah,” tutup Zulkifli. (Adm)

Editor : Zarmin

Continue Reading

Olahraga

Sarjono Kembali Nahkodai PERPANI Sultra Periode Kedua

Published

on

By

Sarjono, S.Sos., M.A.P Ketua Umum PERPANI Sultra (kanan)

KENDARI-TERASNUSANTARA_Sarjono, S.Sos., M.A.P kembali dipercaya memimpin Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk periode 2026-2029.

Sarjono ditetapkan sebagai Ketua Umum PERPANI Sultra setelah secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) PERPANI Sultra Tahun 2026 yang digelar di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu, 26 September 2026.

Musprov tersebut berlangsung lancar dan demokratis. Sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi Pengurus Besar (PB) PERPANI, Suheriyanto.

Selain jajaran pengurus PERPANI kabupaten/kota se-Sultra, kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Sultra La Ode Daerah Hidayat serta Sekretaris Umum KONI Sultra, Dr. Sawali.

Dalam proses pencalonan, Sarjono ditetapkan sebagai calon tunggal setelah memenuhi persyaratan dukungan minimal 30 persen dari jumlah peserta atau pengurus PERPANI se-Sultra.

Suheriyanto selaku pimpinan sidang menjelaskan, berdasarkan ketentuan pencalonan, bakal calon ketua umum harus memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari jumlah peserta atau anggota.

“Secara syarat sah pencalonan sudah memenuhi syarat karena syarat pencalonan adalah minimal didukung sekurang-kurangnya 30 persen dari jumlah peserta atau anggota PERPANI Sulawesi Tenggara,” ujar Suheriyanto dalam sidang, Sabtu (26/9/2026).

Usai ditetapkan, Sarjono menerima berkas hasil persidangan dan menyampaikan sambutan sebagai Ketua Umum PERPANI Sultra terpilih.

Dalam sambutannya, Sarjono menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya untuk memimpin PERPANI Sultra.

“Pertama-tama saya menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan, kesempatan yang kedua kalinya pada saya untuk mengawaki PERPANI Provinsi Sulawesi Tenggara,” kata Sarjono.

Memasuki periode keduanya, Sarjono berharap PERPANI Sultra dapat terus bergerak dengan mengakomodasi aspirasi dari seluruh pengurus kabupaten/kota.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun rasa nyaman dalam pembinaan dan pengembangan olahraga panahan di Sultra.

“Saya berharap PERPANI ini bergerak maju. Saya juga berharap bisa mengakomodir semua aspirasi dari teman-teman,” ujarnya.

Sarjono mengatakan, kecintaannya terhadap olahraga panahan juga mendorong dirinya untuk terus memikirkan pengembangan olahraga tersebut.

Ia menambahkan, pengembangan olahraga panahan membutuhkan dukungan sarana dan prasarana. Karena itu, ia berharap ke depan pembinaan panahan di Sultra dapat terus diperkuat melalui kerja sama seluruh unsur PERPANI.

Musprov PERPANI Sultra Tahun 2026 kemudian menjadi momentum untuk melanjutkan kepemimpinan Sarjono sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan pembinaan olahraga panahan di tingkat kabupaten/kota se-Sultra.(adm)

Continue Reading

Olahraga

Skateboard Putri Baubau Bersinar di Walikota Cup 2026

Published

on

By

KENDARI-TERASNUSAMTARA_ Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (PERSEROSI) Kota Baubau berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada cabang olahraga skateboard dalam Walikota Cup 2026 Open Tournament Kejuaraan Sepatu Roda dan Skateboard PERSEROSI Kota Kendari yang berlangsung pada 8–9 Agustus 2026 di Kota Kendari.

Dalam kejuaraan tersebut, atlet skateboard putri dari PERSEROSI Kota Baubau berhasil meraih Juara II pada kategori Class Open Putri. Posisi Juara I diraih oleh atlet asal Buton Selatan, sementara Juara III ditempati atlet dari Kolaka Timur.

Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting bagi perkembangan olahraga skateboard di Kota Baubau, khususnya pada kategori putri.

Pasalnya, kompetisi yang digelar oleh PERSEROSI Kota Kendari ini menjadi salah satu momentum awal bagi atlet skateboard putri untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam kompetisi terbuka.

“Ini adalah hal yang luar biasa. Tournament yang diselenggarakan ini merupakan tournament pertama untuk kategori putri, dan Kota Baubau bisa meraih juara dua pada Class Open. Ini tentunya menjadi sebuah kebanggaan bagi kami,” ujar Coach Skateboard PERSEROSI Kota Baubau, Khalik.

Menurutnya, keikutsertaan atlet Baubau dalam kompetisi tersebut bukan hanya tentang meraih medali, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan pengalaman bertanding bagi atlet untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.

Khalik menambahkan, hasil yang diraih pada Walikota Cup 2026 diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi atlet skateboard Kota Baubau untuk terus meningkatkan kemampuan, mental bertanding, dan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Ini menjadi batu loncatan bagi atlet kita untuk terus berkembang dan menorehkan prestasi pada kompetisi yang lebih tinggi, terutama menghadapi Porprov nantinya,” tambahnya.

Kejuaraan Walikota Cup 2026 sendiri menjadi wadah penting bagi para atlet sepatu roda dan skateboard untuk mengasah kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman kompetitif.

Keikutsertaan PERSEROSI Kota Baubau juga menunjukkan komitmen dalam mendorong pembinaan olahraga skateboard di daerah, termasuk memberikan ruang yang lebih besar bagi atlet putri untuk berkompetisi.

PERSEROSI Kota Baubau berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi.

Dukungan dari berbagai pihak juga diharapkan semakin memperkuat pembinaan skateboard di Kota Baubau sehingga mampu melahirkan atlet yang dapat bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga pada kompetisi yang lebih tinggi. (adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.