ABK KM Sanjaya 108 dengan nomor 403 milik PT. Sentral Benoa Utama yang beralamat di Pedungan, Denpasar Selatan, Bali ditangkap Tentara Papua Nugini. Semua alat komunikasi kapal dan telepon genggam milik ABK lainnya disita. Salah seorang ABK kapal tersebut warga Kota Baubau, Sulawesi Tenggara,”
BAUBAU – TerasNusantara_Seorang warga Kelurahan Wameo, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Lukman diduga ditangkap angkatan laut Papua Nugini. Pria Kelahiran 1976 itu ditangkap karena diduga memasuki perairan Papua Nugini.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Baubau, Amaluddin mengetahui penangkapan Warganya setelah mendapatkan laporan dari anak korban, Cindi juga keluarga lainnya pada pukul 11.30 Sabtu 10 Juni 2023.
Laporan yang diterima pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan Batuporao, saat diberikan informasi dari anaknya Cindi sekira pukul 15.44 pada Jumat 9 Juni 2023, bahwa ayahnya telah ditangkap angkatan laut Papua Nugini.
Saat ditangkap, korban dan anak buah kapal lainnya diketahui menumpangi Kapal Motor (KM) Sanjaya 108 dengan nomor 403. Informasinya, kapal tersebut merupakan milik PT. Sentral Benoa Utama yang beralamat di Lalan Ikan Tuna IV Nomor 18 Pedungan, Denpasar Selatan, Bali.
Kini, bersama dengan ABK lainnya juga keluarga korban berharap kepedulian dari semua pihak terkait agar mendapatkan bantuan dan dipulangkan dalam keadaan sehat waalfiat. Sebab, semua alat komunikasi kapal dan telepon genggam miliknya juga ABK lainnya telah disita oleh tentara Papua Nugini.
“Anak buah kapal KM SANJAYA 108 beserta kapalnya digiring oleh pihak patroli angkatan laut Papua Nugini dan menurut laporan semua alat komunikasi yang ada di kapal maupun alat komunikasi pribadi anak buah kapal disita oleh pihak tentara Papua Nugini,” ujarnya.
Bahkan, dari informasi yang diterimanya, PT Sentral Benoa Utama yang mempekerjakan korban belum juga memberikan informasi kepada pihak keluarga atas nasib anak buah kapal yang di tangkap di perairan Papua Nugini tersebut.
“Komunikasi terakhir Sdr. Lukman kepada keluarga pada hari Jumat, 9 Juni 2023 pukul 18:04 WITA dan sampai saat ini belum ada perkembangan informasi dari pihak Sdr. Lukman dan anak buah kapal lainnya,” tulisnya. (zarmin)