“Muhamad Ridwan, siap bertarung di perhetalatan Pilkada Buteng. Partai Kebangkitan Nusantara Besutan Umar Samiun bakal menjadi kendaraannya,”
LABUNGKARI– Terasnusantara_Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal digelar serentak pada akhir tahun 2024 mendatang sejumlah figur Bakal Calon Kepala Daerah (Bacalon) bermunculan. Juga seperti halnya di Kabupaten Buton Tengah (Buteng).
Atas panggilan hati nurani sebagai putra daerah H. Muhammad Ridwan juga menyatakan sikap, serius maju mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah di kabupaten dengan julukan seribu goa itu.
Ditemui di perusahannya CV. Lamedadi yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, H. Muh. Ridwan mengatakan, dirinya optimis mendapatkan tempat dan nomor urut di bursa Pilkada Buteng. Bukan tanpa alasan, dukungan pimpinan Partai Politiknya (Parpol), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Provinsi Sulawesi Tenggara, Samsu Umar Abdul Samiun dan keluarga membuatnya percaya diri untuk berkompetisi.
“Karena pimpinan partai kami ini, Pak Umar Samiun jam terbangnya sudah cukup tinggi, dia sudah mencetak beberapa kepala daerah di Sultra, terakhir kemarin Bupati Butur dan Wakatobi. Sebelum-sebelumnya Kota Baubau dan Bombana, sehingga saya Optimis dengan jam terbang beliau,” ungkapnya, 1 Mei 2024
Karena itu, jika diberi amanah untuk mengemban tugas sebagai kepala daerah di Buton Tengah, sejumlah sektor akan ditingkatkan mantan anggota DPRD Baubau dua periode itu, baik di sektor infrastruktur maupun pengembangan Sumber Daya Manusia.
Khusus di infrastruktur, pihaknya akan genjot pembangunan kepelabuhanan, sebab, pelabuhan merupakan sektor yang akan mampu meningkatkan pembangunan di Buteng.
“Pelabuhan itu khan menjadi pintu masuknya manusia juga barang dan jasa, jadi apa yang menjadi peran-peran Kota Baubau, kita ambil alih, jadi daerah tetangga kita seperti di Kabupaten Muna dan Muna Barat sudah akan lebih banyak melakukan kegiatan ekonomi di Butan Tengah,” katanya.
Meski begitu, pemgembangan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi perhatian khusus bagi mantan Ketua Banggar di DPRD Baubau itu, Sebab, jika SDM suatu wilayah rendah, maka akan berdampak pula dengan kualitas kerja yang rendah, karena untuk meningkatkan pelayanan yang bagus dibutuhkan SDM yang kompeten di bidangnya.
“Jika aparatur kita masih rendah maka kita carikan jalan, kita sekolakan mereka kah, khan ada APBD,” tutupnya. (Zarmin)