Pemerintah

Program Gotong Royong Bedah Rumah Kota Baubau Resmi di Launching

Published

on

Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE saat meletakan batu pertama program gotong royong bedah rumah di Salah Satu penerima Manfaat Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Baubau.

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara resmi meluncurkan Program Gotong Royong Bedah Rumah yang bekerjasama dengan  Pemerintah Daerah , Badan Amil Zakat (Baznaz) Sultra, dan perkumpulan Tunas Muda Adhyaksa juga Real Estate Indonesia (REI). Kegiatan sosial tersebut dipusatkan di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari pada Rabu 30 September 2026 sementara di Baubau diikuti melalui zoom yang berlangsung di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna.

Dalam sambutannya melalui siaran zoom, Gubernur SultrA Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., mengungkapkan program bedah rumah tersebut merupakan bentuk nyata kebersamaan dan kolaborasi berbagai pihak.

Pihaknya berceritra, awal mula adanya program itu yakni berawal dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H mengenai perayaan Hari Bhakti Adhyaksa. “Awalnya, pada saat itu beliau (Kepaka Kejaksaan Tinggi Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H.,red) bertanya, apa kira-kira kegiatan yang akan kita lakukan dalam rangka memeriahkan rangkaian kegiatan HUT Adhyaksa? Dari ide kecil ini, hasilnya luar biasa,” kisahnya.

Sehingga dari cerita singkat tersebut lahirlah gagasan dan berkembang menjadi program bantuan sosial yang bertema “Gotong Royong Bedah Rumah Bersama Membangun Rumah Menata Masa Depan Yang Lebih Baik” dengan dukungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Kementrian Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Karena itu, sebagai orang nomor satu di Sultra, mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial agar program serupa dapat dikembangkan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Sebab, kata dia, bantuan pembangunan dan perbaikan rumah tidak hanya berkaitan dengan pembenahan bangunan fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi penerima manfaat.

Sementara itu, di Tempat yang sama, Kepala Kejati Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa program amal tersebut menjadi salah salah satu wujud kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat yang memberikan manfaat langsung.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong untuk membantu masyarakat yang membutuhkan hunian yang lebih layak,” ungkapnya.

Disamping itu, program tersebut juga berkaitan dengan pendampingan terhadap kegiatan prioritas Badan Pertanahan Nasional (BPN), khususnya dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memperoleh kepastian dan kemudahan dalam pengurusan sertifikat tanah.

Karena itu, pihaknya berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya dalam bentuk perbaikan rumah, namun juga memberikan kepastian bagi kepemilikan tanah. “Dengan demikian, manfaat yang diterima masyarakat tidak hanya rumah yang lebih layak, tetapi juga kepastian kepemilikan tanah,” tuturnya.

Sementara itu, lewat wawancara langsung, Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE menilai, kerja sama tersebut menjadi upaya  nyata bagi warga yang kurang mampu untuk mendapatkan rumah layak huni. “Mudah-mudahan ini bisa terlaksana dengan baik dan berkelanjutan terus agar masyarakat yang masih berkekurangan bisa memiliki rumah yang layak dihuni,” Harapnya.

Karena itu, sebagai orang nomor satu di Baubau, terus memberikan dukungan terhadap program bedah rumah tersebut. Menurutnya bedah rumah merupakan intervensi untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan hunian. Untuk itu, pembangunan rumah melalui program gotong royong dapat berjalan lancar sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki tempat tinggal yang layak.

Ketua DPRD Baubau, Ardin jufri, ST memandang, di Baubau kebutuhan pembangunan dan perbaikan rumah layak huni masih cukup besar. Sehigga kata dia, program usulan bedah rumah menjadi bagian dari aspirasi yang terus diperjuangkan melalui jalur legislatif.

Karena itu senada dengan Walikota Baubau, Yusran Fahim mempunyai harapan yang sama agar program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. “Setiap tahun ada program bedah rumah melalui perwakilan kami,” ungkap dia.

Dan sebagai fungsi pengawasan katanya lagi, DPRD Kota Baubau akan tetap mengawal pelaksanaan program bedah rumah tersebut, agar penerima manfaat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. “Harus dipastikan memang sesuai dengan syarat yang sudah ditetapkan pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Kota Baubau, Hardianto menyebutkan, total yang mendapatkan bantuan lewat program dengan tema “Gotong Royong Bedah Rumah Bersama Membangun Rumah Menata Masa Depan Yang Lebih Baik” yakni sebanyak 15 penerima manfaat. Rinciannya, lima di Kelurahan Lakologou, lima di Kampeonaho dan lima lainnya di Kelurahan Bone-Bone.

Amatan media ini, setelah menyaksikan peletakan batu pertama bedah rumah di Kota Kendari yang dilakukan oleh Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M beserta Muspida lainnya lewat zoom, selanjutnya disusul pula dengan peletakan batu pertama yang ada di Kota Baubau tepatnya berpusat di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna. Dimana pelatakan batu pertama tersebut dilakukan oleh Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE, kemudian disusul Ketua DPRD Baubau, Ardin Jufri, ST selanjutnya Dandim Buton Letkol Inf. Yoni, S.Hub.Int, kemudian Ketua Baznaz Baubau, Dra. Hj. Asmahani, M.Si dan Kejaksaan Negeri Baubau melalui Kasi Intelijen, Hamrullah, SH,.MH.

Laporan : Zarmin

Editor     : Zarmin

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.