BAUBAU-TERASNUSANTARA_Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kota Baubau kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau melakukan aksi bakti sosial peduli stunting pada tiga sekolah. Ketiga lembaga pendidikan itu, yakni TK Negeri Pembina Baubau TK Negeri Pembina Lea-lea, dan TK Negeri Safaat Lowu-lowu pada Sabtu (11/10/2025).
Pada kegiatan ini, anak-anak langsung praktek cara sikat gigi dengan benar, pemeriksaan gigi sederhana dan Aplikasi TAF (Topical Application Fluor) atau Aplikasi Topikal Fluorida, yaitu sebuah perawatan gigi untuk mencegah gigi berlubang dengan mengoleskan fluoride langsung ke permukaan gigi
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau Eko Prasetya, ST, MM mengungkapkan, bakti sosial Persatuan Dokter Gigi Indonesia merupakan kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau karena sebagai pendidikan edukasi tentang kesehatan mulut dan gigi untuk membentuk siswa yang sehat dimulai dari kesehatan mulut dan gigi.
Sedangkan untuk penanganan stunting sebenarnya untuk progres bagaimana tumbuh kembang dan asupan gizi penanganan stunting tidak hanya perilaku sehat termasuk edukasi kesehatan pada mulut dan gigi.
“Jadi penanganan stunting bukan hanya pada hilirnya tapi pada hulunya yang coba disentuh juga. Sehingga diharapkan bisa menjadi pembelajaran yang bagus agar menekan angka stunting bisa diwujudkan dengan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Baubau Hj Sitti Aryati Yusran menyampaikan dukungannya pada bakti sosial peduli stunting yang dilaksanakan oleh PDGI Kota Baubau. Pihaknya berharap kegiatan tersebut tidak terputus, akan tetapi diadakan setiap bulan atau setiap tahunnya karena bisa mengetahui bagaimana cara mengajar anak-anak yang benar untuk menciptakan generasi emas di 2045.(adm)