“Masyarakat jangan dibiarkan merana sendiri, pemerintah hadir menstimulan, bagaimana membuat regulasi supaya kasambu sambu menjadi tradisi yang lestari sampai kapanpun,”_La Ode Aswad_Asisten Administrasi Tata Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Baubau
BAUBAU– Terasnusantara – Tokoh Masyarakat Kelurahan Kolese, Kecamatan Lea-Lea, La Ode Aswad mendorong budaya “Kasambu-Sambu” agar dibuatkan aturan dari pemerintah sebagai bentuk dukungan akan adanya adat istiadat tersebut.
Hal itu diungkapkan disela-sela kesibukannya sebagai Ketua Panitia Kasambu-sambu pada Minggu 14 April 2024 di Tanah Lapang Kelurahan Kolese, Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau.
“Masyarakat jangan dibiarkan merana sendiri, pemerintah hadir menstimulan, bagaimana membuat regulasi supaya kasambu sambu menjadi tradisi yang lestari sampai kapanpun,” pintanya.
Bukan tanpa alasan, Lanjut, pria yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi tata Pemerintahan dan Kesra Sekda Kota Baubau itu, Kasambu-sambu dinilai menjadi perekat, pemersatu bagi warga setempat, baik mendiami wilayah itu maupun masyarakat di perantauan.
“Nah, sesuai dengan tema tahun ini, “Kasambu- sambu perekat keluarga pemersatu bangsa” bagaimana merekatkan keluarga dan memprsatukan bangsa. Itu juga manfaat dari kasambu sambu itu sendiri, yang medianya lewat kasambu sambu ini,” tuturnya.
Karena itu, pihaknya juga berharap kepada sejumlah generasi mendatang agar menjaga kerukunan, jaga persatuan keluarga dan jaga kekompakan, sebab persatuan dan kesatuan di atas segalanya. “Karena kalau kita tidak kompak akan menjadi masalah,” tutupnya. (Zarmin)