BAUBAU-TERASNUSANTARA_Guna mengurangi kemiskinan ekstrim di Kota Baubau, Dinas Perikanan memberikan sejumlah bantuan bagi 74 warga pesisir. Bantuan itu diserahkan di pada Selasa, 31 Desember 2024.
Kepala Dinas Perikanan Kota Baubau, Yulia Widiarti menjelaskan, beberapa wilayah yang diberikan bantuan tersebut seperti di Kelurahan Bone-Bone, Wameo, Sulaa, Kolese, Palabusa dan Pulau Makasar.
“Karena sifatnya bantuan untuk nelayan, jadi kebanyakan memang wilayah pesisir, misalnya yang ada di Bone-Bone, Wameo, Sulaa, Palabusa, Kolese dan Pulau makasar,” jelas Kadis Perikanan Baubau, Yuli Widiarti saat di temui di ruang kerjanya.
Pihaknya menyebut, sejumlah bantuan itu berupa, collbox, gerobak, oven, sementara di sentra kuliner jenis bantuannya yaitu, etalase, tempat cuci piring, blender, timbangan dan cupselen serta insetif viscal.
“Kalau insetif viscal, setiap orang dapat satu jenis bantuan, kalau yang di sentra kuliner itu, ada bbeerapa item, karena dia pendukung di sentra kuliner. Mereka nanti yang mengelolah di sentra kuliner, sebagai pelaku usaha. Jadi, diberi etalase, bak cuci piring, blender, timbangan,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya berharap, bantuan tersebut membuat penerimanya bisa lagi beraktifitas dan membuat eknominya berdaya hingga keluar dari kemiskiman ekstrem.
Yulia Widiarti menjelaskan, bantuan tersebut merupakan usulan masyarakat sendiri juga Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD Baubau.
“Untuk APBD induk saja itu ada 31 kelompok masyarakat yang dibantu dan dana untuk insetif fiscal. Baru kita kalau insetif fiscal ada 271 kategori kemiskinan ekstrim. Nah itu kita ambil bagian juga kebetulan di Dinas Perikanan ada beberapa juga yang kita tuntaskan yang kita berikan bantuan,” tutupnya.(adm)