Pemerintah

Kejati Sultra Dorong Program Bedah Rumah Terus Berkelanjutan

Published

on

Kajati Sultra, Dr Sugeng Riyanta, S.H. M.H (tengah) didampingi Walikota Baubau, Yusran Fahim, SE (tengah) dan Kejari Baubau, Taupiq Djalal, S.H,.M.H juga Kepala BPN Baubau, Yusuf, S.SiT (kanan) serta Ketua Baznas Baubau, Dra. Hj. Asmahani, M.Si saat Monev Program Bedah Rumah di Salah Satu Penerima manfaat di Kelurahan Lakologou beberapa waktu lalu.

KENDARI-TERASNUSANTARA_Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H. mendorong program beda agar terus berkelanjutan. Hal itu disampaikan pihaknya saat Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan sosial tersebut di Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau belum lama ini.

“Ini memamg kita niatin berkelanjutan, kita kemarin launching itu untuk peluncurannya saja dan kemudian ini akan terus kita dorong. Ini akan di dorong terus, semua taat. CSR (Corporate Social Responsibility, red)
masuk ASN sisikan sedekahnya di situ selesai,” ungkapnya.

Kajati Sultra membeberkan hingga program tersebut diluncurkan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sultra berhasil mengumpulkan dana program dengan tema “Gotong Royong Bedah Rumah Bersama Membangun Rumah Menata Masa Depan Yang Lebih Baik” itu di atas Rp 10 miliar dengan penerima manfaat 300 rumah lebih di Sultra.
“Kalau tidak salah kemarin sudah hampir 300 rumah yang bisa kita bantu,” bebernya.

Karena itu, pihaknya berharap kepada sejumlah penerima manfaat adanya program tersebut, bukan hanya rumahnya menjadi layak untuk dihuni, namun kesejahteraan dan sumber dayanya juga ikut meningkat dan keluar dari kemiskinan ekstrem.

Pada kesempatan tersebut Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H. menjelaskan juga agenda kunjungannya di Baubau yakni untuk meninjau langsung progres program gotong royong bedah rumah di Baubau yang digagas secara kolabaratif.

“Jadi kami kesini (Baubau, red) untuk ngecek saja. Jadi kemarin ini pak wali sudah lakukan peletakan batu pertama. Ini targetnya tiga bulan selesai,” ujarnya.

Kata dia, selain berkolabrasi dengan Pemerintan Daerah (Pemda) dan Baznas, pihaknya juga menggandeng sejumlah perusahaan dan Real Estat Indonesia (REI) serta Badan Pertanahan Nasional (BPN), tujuannya, penerima yang belum memiliki serifikat tanah agar disertifikatkan tanahnya.

“Kemudian gandeng lagi ini dari BPN. kalau udah dibenah ini rumahnya, maka yang belum ada sertifikat dikasih sertifikat. Ini semua dalam rangka mensukseskan program, prioritasnya Presiden pembangunan tiga juta rumah dan menentaskan kemiskinan,” katanya.

“Dan pak wali juga komitmen akan terus meningkatkan karena semuanya yang dapat bantuan 500 sekian ya. 557 kalau baru 15, ada 500 lebih lagi yang harus dituntaskan,”pungkasnya.

Sementara itu Walikota Baubau. H. Yusran Fahim, SE, senada dengan Kajati Sultra, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H. terus mendorong kegiatan sosial tersebut agar tidak ada lagi warganya yang memiliki rumah tidak layak huni.

“Harapannya kami program ini berkelanjutan, karena seperti yang dikatakan sama Pak Kajati. Kita harus mendorong bersama-sama agar jangan ada lagi seperti masyarakat yang hal hal seperti ini (memiliki rumah tidak layak huni, red) dan memang kami sudah berkomitmen, paling tidak komitmen saya bersama Kajati, Baznaz bagaimana nanti kita bisa mengatasinya,” katanya.

Liyusman lantulu (40) mengaku sangat senang dan mengucapkan terimakasih dengan program tersebut. Sebagai penerima manfaat pada kegiatan itu, ia berharap terus berkelanjutan.

Amatan media ini, selain Monev, Kajati Sultra Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H. juga ikut memberikan tali asih kepada sejumlah penerima program di Kelurahan itu.

Laporan : Zarmin
Editor     : Zarmin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.