Hukum

Kejari Baubau Beberkan Capaian 2025

Published

on

Kepala Kejaksaan Negeri Baubau, Fatkhuri di Dampingi Kepala Subbagian Pembinaan, Ismail Muda (kiri) dan Kepala Seksi Intelijen, Abdul Kadir Sangadji (Kanan) di Kantor Kejari Baubau, Rabu (31/12/2025)

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Kejaksaan Negeri Baubau membeberkan pencapaian selama tahun 2025. Keberhasilan kinerja pada Bidang Intelijen dan Bidang Tindak Pidana Umum (Pidum)sepanjang tahun  sebagai bagian dari penguatan penegakan hukum yang humanis, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Baubau, Fatkhuri, mengatakan capaian tersebut merupakan implementasi dukungan Kejari Baubau terhadap Program ASTA CITA Presiden dan Wakil Presiden sebagai agenda nasional dalam membangun budaya hukum yang kuat.

“Melalui fungsi intelijen dan penuntutan, kami berupaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sekaligus menjaga stabilitas dan kepastian hukum di daerah,” ujarnya, Rabu 31 Desember 2025.

Pada Bidang Intelijen, Kejaksaan Negeri Baubau melaksanakan berbagai kegiatan untuk mendukung penegakan hukum yang berkeadilan dan peningkatan pelayanan publik. Tercatat ada 11 kegiatan Penyelidikan, Pengamanan, dan Penggalangan (Lid/Pam/Gal) dari target delapan kegiatan.

Selain itu, dilaksanakan empat kegiatan Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan dalam Masyarakat (PAKEM), sembilan kegiatan Penerangan Hukum dari target empat kegiatan, serta 10 kegiatan Penyuluhan Hukum yang juga melampaui target. Program komunikasi publik melalui Jaksa Menyapa dan Jaksa Menjawab masing-masing dilaksanakan sebanyak dua kegiatan.

Bidang Intelijen Kejari Baubau juga menggelar dua kegiatan kampanye antikorupsi, melakukan pencarian terhadap satu orang Daftar Pencarian Orang (DPO), serta melaksanakan 16 kegiatan operasi intelijen sepanjang tahun 2025.

Dalam rangka mendukung pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan publik daerah, Kejaksaan Negeri Baubau turut melakukan pengamanan terhadap delapan Proyek Strategis Daerah.

Proyek tersebut terdiri atas enam proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta dua proyek dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, pada Bidang Tindak Pidana Umum, Kejaksaan Negeri Baubau menangani 227 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) sepanjang tahun 2025. Pada tahap penuntutan, tercatat 188 perkara, sementara 177 perkara telah dilimpahkan ke pengadilan.

Pada tahap eksekusi putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kejari Baubau menuntaskan 180 perkara. Selain pendekatan represif, Kejaksaan juga menyelesaikan empat perkara melalui mekanisme restorative justice.

“Pendekatan penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada pemidanaan, tetapi juga mengedepankan keadilan substantif dan pemulihan sosial di masyarakat,” kata Fatkhuri.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa Kejaksaan Negeri Baubau tidak hanya efektif dalam menjalankan fungsi penuntutan, tetapi juga adaptif dan solutif dalam merespons kebutuhan keadilan sosial masyarakat.

Laporan : Zarmin
Editor     : Zarmin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.