BAUBAU-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah menyetujui kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan CPNS untuk Kota Baubau. Dari sejumlah kuota, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mendapatkan jatah 200 CPNS.
Kepala Bidang Pengadaan dan Mutasi BKPSDM Baubau, Agus Salim merinci, 200 kuota tersebut terdiri 53 formasi CPNS dan 147 formasi PPPK. Dimana, rincinya lagi, 147 formasi PPPK tersebut lanjut Agus, terdiri dari guru 22 formasi, tenaga teknis 78 formasi dan tenaga kesehatan (Nakes) 47 formasi.
“Selanjutnya 53 formasi CPNS terdiri dari Nakes 36 formasi dan 17 formasi tenaga teknis,”ungkap Agus Salim akhir pekan lalu.
Jika ditotal, formasi Nakes hanya kebagian 83 kuota, tenaga teknis 95 kuota dan guru 22 kuota.
Di tempat terpisah Direktur Rumah Sakit Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Kota Baubau, Salman mangatakan, jumlah tenaga pegawai kontrak dan magang di kantornya sebanyak 200 lebih. Semunya tersebar di bidang perawatan, kebidanan, gizi dan ekonom, rekam medik, radio grafer dan laboratorium.
Dari 200 lebih pegawai tidak tetap tersebut, lanjutnya, paling lama mengabdi selama tujuh tahun dan ada pula yang baru satu tahun.
Dari sejumlah kelimuan dan jumlah pegawai non ASN yang ada di kantornya tersebut, berharap bisa ikut dan terakomodir semua. Sebab, PNS yang ada dikantornya tergolong kurang, apalagi dibagian perawatan.
” Saya sih, mengharapkan mereka semuanya ikut (ikut seleksi PPPK dan CPNS, red). Artinya mereka punya kesempatan yang sama untuk ikut, jangan kita halangi. Kalau untuk ASN hitungan kita kurang,” ujar Salman.(Zarmin)
Ketgam : Suasana Rumah Sakit Badan Layanan Umum Daerah Kota Baubau.