BAUBAU-TERASNUSANTARA_ Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Baubau paparkan keberhasilan selama 2025. Tercatat capaian kinerja Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) mencapai 96,60 persen.
Dalam keterangan persnya, Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah menyebutkan capaian kinerja tersebut dihitung berdasarkan Aplikasi SAKTI dan mencakup seluruh bidang pelaksanaan tugas BNN Kota Baubau. Dikatakan dari empat bidang utama, dua bidang berhasil mencapai realisasi 100 persen.
“Pada Bagian Umum, realisasi anggaran dan kegiatan mencapai 99,78 persen, dengan sisa 0,22 persen berupa honor pengelola keuangan. Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat mencatat realisasi 100 persen,” ungkapnya, Rabu 31 Desember 2025.
Sedangkan, Rehabilitasi mencapai realisasi 84,83 persen. Tersisa 15,17 persen yaitu layanan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkotika (SKHPN) yang terealisasi sebanyak 719 orang dari target 1.000 orang. Serta Bidang Pemberantasan mampu terealisasi sebesar 100 persen.
Labih lanjut Alamsyah mengatakan perkembangan situasi global yang begitu cepat dan tidak terduga berimplikasi pada perubahan pola kejahatan narkotika, baik pergeseran sentra produksi, perkembangan jenis varian narkotika, modus operandi distribusi, dan perkembangan sindikat jaringan narkoba internasional.
Saat ini BNN dari pusat, provinsi hingga kabupaten/kota, tidak terkecuali Kota Baubau tengah konsen pada indikasi kandungan narkoba di dalam rokok elektrik atau vape. Belum lama ini BNN Kota Baubau ikut memngirimkan sampel cairan vape yang ada di Kota Baubau untuk dilakukan pemeriksaan.
“Kita sudah turun ke vape-vape store yang ada di Kota Baubau, ada yang kita beli namun ada juga yang diserahkan secara sukarela kemudian kita serahkan ke BNN Provinsi Sultra untuk dikirim ke laboratorium kita di Jakarta dan ditemukan bahwa ada cairan narkotika di dalam vape tersebut,” tegasnya.
Terkait merek dan jenis vape yang terbukti mengandung jenis narkoba tersebut kata Alamsyah masih menunggu rilis resmi dari BNN pusat. Setelahnya akan di tindak lanjuti oleh BNN di provinsi dan kabupaten kota.
Di akhir pernyataannya, Alamsyah memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan peran aktif kepada seluruh stakeholder yang selama ini menjadi mitra dalam upaya penanggulangan narkotika.baik dalam aspek pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi maupun pemberantasan.
“Narkoba adalah permasalahan bangsa, oleh karena itu BNN Kota Baubau menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mengobarkan api semangat, berjuang bersama, berperang melawan kejahatan narkoba,” pungkasnya.
Laporan : Zarmin
Editor : Zarmin