Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Pemkot Baubau Gelar Rapat Perdana Untuk Sambut HUT RI ke-81

Published

on

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mulai mempersiapkan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang. Tindakan awal ini ditandai dengan digelarnya rapat perdana pembentukan panitia pelaksana tingkat Kota Baubau yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc di aula kantor Wali Kota Baubau Palagimata Selasa (14/07/2026).

Pertemuan tersebut fokus pada penyusunan struktur kepanitiaan dengan melibatkan lintas sektor secara luas. Tidak hanya internal Pemkot Baubau, kepanitiaan tahun ini secara solid mengintegrasikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, hingga satuan TNI-Polri.

“Ini adalah rapat pertama panitia perayaan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81. Agenda utama kita adalah pembentukan panitia, yang mana di dalamnya kami melibatkan seluruh unsur Forkopimda, instansi vertikal, Polisi Militer, hingga perwakilan dari Batalyon TP 823 Wakaaka. Dan pembagian tugas di dalam kepanitiaan saat ini sudah rampung dan jelas (clear), mulai dari seksi upacara penaikan bendera hingga pelaksanaan Apel Besar Hari Pramuka,” ujar Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc usai memimpin rapat.

Sebagai tindak lanjut, Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu menginstruksikan kepada masing-masing seksi panitia untuk segera menggelar rapat internal. Rapat koordinasi teknis tersebut nantinya akan menyusun detail kegiatan, mekanisme kepesertaan, serta ragam perlombaan yang akan diselenggarakan.

Kata dia, suksesnya agenda tahun lalu menjadi patokan utama. Antisipasi dini terhadap berbagai kendala masa lalu menjadi prioritas agar pelaksanaan tahun ini berjalan lebih matang.”Patokan kami adalah pelaksanaan tahun lalu. Komitmen kita bersama adalah perayaan tahun ini harus jauh lebih baik. Apa-apa yang dirasa kurang pada tahun lalu, kita antisipasi bersama agar tidak terulang kembali,”jelasnya.

Wa Ode Hamsinah Bolu juga menitipkan pesan mendalam mengenai esensi dari peringatan kemerdekaan ini dimana ditekankan pentingnya keterlibatan aktif dari seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Pasalnya, Pemkot Baubau berkomitmen agar kemerdekaan tidak hanya dirasakan sebagai seremonial belaka, melainkan pesta rakyat yang menyatukan.

“Intinya, ini adalah perayaan bersama seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat Kota Baubau harus bisa merasakan euforianya dan terlibat langsung dalam setiap lomba yang diadakan. Kita butuh kemeriahan, kita butuh ketertiban, tetapi yang paling utama adalah keterlibatan unsur masyarakat. Kita ingin perayaan Proklamasi ke-81 ini menjadi perayaan yang inklusif dan terbuka untuk semua kelompok,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk agenda kegiatan yakni pada Sabtu 1 Agustus 2026 akan diadakan Lomba kebersihan lingkungan tingkat OPD, Kecamatan dan Kelurahan. Kemudian, pemasangan umbul-umbul pengibaran Bendera Merah Putih, Pemasangan spanduk ucapan selamat HUT RI ke 81. Senin-Rabu (10-12 Agustus 2026) adalah Lomba Gerak jalan Indah. Sabtu, 15 Agustus 2026 adalah Pengukuhan Paskibraka Tingkat Kota Baubau. Minggu, 16 Agustus 2026 Sidang Paripurna, Taptu di Rujab Walikota dan Lapangan merdeka, Renungan Suci pukul 23.00 Wita di Makam Oputa i Koo. Senin, 17 Agustus 2026 yakni Upacara Penaikan dan Penurunan bendera di Lapangan lembah hijau, Penyerahan remisi setelah upacara di lapas IIA Kota Baubau  dan Ramah Tamah lapangan lembah hijau dan pantai kamali.(adm)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

BPVP Kendari Latih 64 Warga Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) berkomitmen melahirkan tenaga kerja kompeten dan berdaya saing melalui pelatihan kerja. Kali ini, terdapat 64 warga Baubau yang digabungkan sebanyak empat kelas untuk dilatih keahlian dan keterampilannya.

Salah satu instruktur kelas, Risky Amalia menjelaskan, pelatihan tersebut berlangsung selama delapan hari, dimulai sejak Senin, 13 hingga 23 Juli 2026. Dimana setiap kelasnya berjumlah 16 peserta dengan setiap kelas mendapatkan empat hari pelatihan atau 40 jam pelatihan (JP)

“Yang dilatih ini salah satunya Kecantikan atau daily make up, kemudian pembuatan roti atau prosesing dan dua lainnya adalah pelatihan perhotelan yang fokus pada barista juga pelatihan menjahit, ” ujarnya, 14 Juli 2026 ditemui di tempat pelatihan, di salah satu coffe shop di Baubau.

Wanita Berhijab ini mengungkapkan, sebelum ditetapkan sebagai peserta, puluhan peserta pelatihan tersebut mendaftar dalam jaringan (Daring) di Yunas Sky Production. Dari pelatihan itu, lanjut dia, peserta mendapatkan uang pengganti transportasi, seragam gratis, bahan dan alat gratis juga sertifikat pelatihan serta keahlian dan keterampilan yang meningkat.

“Kita berharap, dengan pelatihan kerja ini, 64 peserta tersebut keterampilan dan keahlian meningkat sehingga mampu menjadi salah satu peningkatan pendapatan perekonomoan mereka, (peserta pelatihan, red), ” Pungkasnya

Laporan : Zarmin

Editor : Zarmin

Continue Reading

Pemerintah

Baubau Optimis Raih Prestasi Terbaik di Ajang MTQ ke-31

Published

on

By

UNAHA-TERASNUSANTARA_Perwakilan Baubau optimis bakal meraih prestasi terbaik di ajang MTQ ke-31 yang digelar di Konawe setelah pesertanya mendominasi final. Hingga hari ketujuh pelaksanaan kegiatan religi itu, Baubau berhasil meloloskan peserta terbanyak ke babak final.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Baubau, La Ode Maaruf, dalam keterangan pers di Konawe, Sabtu, 27 Juni 2026.

La Ode Maaruf mengapresiasi perjuangan seluruh peserta yang dinilai sangat luar biasa selama mengikuti setiap tahapan perlombaan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara peserta, pelatih, pendamping, dan seluruh official. Para peserta ditempatkan dalam satu posko bersama pelatih sehingga pembinaan dapat dilakukan secara maksimal, mulai dari pengawasan kualitas bacaan hingga peningkatan kemampuan sesuai cabang lomba yang diikuti.

“Para pelatih terus mengontrol kualitas bacaan dan kemampuan peserta di setiap cabang. Begitu pula para pendamping dan official yang bahu-membahu mendampingi para kafilah agar seluruh rangkaian lomba dapat diikuti tanpa hambatan,” ujar La Ode Maaruf.

Ditambahkan, dari total 24 golongan dan delapan cabang yang diperlombakan pada MTQ XXXI Sultra, Kota Baubau berhasil mengantarkan peserta ke babak final pada 17 golongan di berbagai cabang perlombaan. Cabang yang berhasil menembus final meliputi Tilawah Anak Putra dan Putri, Tilawah Remaja Putra dan Putri, Hafalan 5 Juz Putra dan Putri, Hafalan 10 Juz Putri, Hafalan 20 Juz Putra, Hafalan 30 Juz Putra, Murotal Remaja Putri, Fahm Al-Qur’an Putra, Syarhil Putri, Kaligrafi Digital Putra, Tafsir Bahasa Arab Putra, Murotal Dewasa Putra dan Putri, Mujawwad Dewasa Putri, serta Tilawah Dewasa Putri.

Kabag Kesra Setda Kota Baubau ini berharap seluruh finalis mampu memberikan penampilan terbaik sehingga Kota Baubau dapat meraih hasil yang membanggakan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, mulai dari Pemerintah Kota Baubau, Wali Kota Baubau, Wakil Wali Kota selaku Ketua LPTQ Kota Baubau, Sekretaris Daerah sebagai penanggung jawab kafilah, jajaran Kementerian Agama Kota Baubau, Bagian Kesra, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP, tim kesehatan, para admin, hingga seluruh official yang terus mendampingi peserta selama pelaksanaan MTQ.

Pihaknya juga mengajak seluruh masyarakat Kota Baubau untuk memberikan doa dan dukungan kepada para finalis agar mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi daerah.”Semoga seluruh peserta yang masuk final dapat memberikan hasil maksimal dan mengharumkan nama Kota Baubau. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar perjuangan para kafilah di babak final berjalan lancar dan membuahkan prestasi terbaik,” ungkapnya.

Saat ini, Kota Baubau tercatat sebagai kafilah dengan jumlah peserta terbanyak yang berhasil lolos ke babak final pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026. Persaingan terdekat datang dari tuan rumah, Kabupaten Konawe, di antara 17 kabupaten/kota peserta yang mengikuti ajang tersebut.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Pembukaan MTQ ke-31 di Konawe Resmi Ditabuh, Wali Kota H. Yusran Fahim dan Wawali Baubau WA Ode Hamsina Bolu Turut Hadir

Published

on

By

UNAHA-TERASNUSANTARA_Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi ditabuh di pelataran Kantor Bupati Konawe pada Selasa malam 23 Juni 2026. Acara tersebut dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si., yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara.

Pada sambutannya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Konawe serta seluruh lapisan masyarakat setempat. Menurutnya, menyelenggarakan gelaran akbar MTQ bukanlah perkara mudah.”Menjadi tuan rumah MTQ bukan tugas yang mudah. Hal ini membutuhkan komitmen, kerja sama, serta semangat pengabdian yang tinggi agar pelaksanaan kegiatan dapat terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Pihaknya juga mengingatkan pentingnya kembali kepada nilai-nilai suci Al-Qur’an di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kompleksitas tantangan sosial saat ini. Umat Islam membutuhkan pegangan yang kokoh, dan pegangan itu adalah Al-Qur’an. Kata dia, Al-Qur’an tidak hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Allah, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan sesama, dengan lingkungan, ilmu pengetahuan, hingga tata pemerintahan.

Dikatakannya, tahun 2026 ini, MTQ ke-31 mengusung tema “Meneguhkan Insan Qurani yang Bersahaja untuk Akselerasi Sultra yang Religius”. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan dinamika zaman sekarang, di mana terdapat tiga pilar kunci yang saling bertautan: Insan Qurani, Bersahaja, dan Sultra yang Religius.
“Tema ini mengandung pesan mendalam bahwa pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari pembangunan karakter manusia. Jalan menuju Sultra yang maju harus dimulai dari pembangunan manusianya, dan jalan menuju Sultra yang sejahtera harus dimulai dari pembentukan akhlaknya,”ungkap Fadlansyah.

Menutup sambutannya, Pj Sekda Sultra menekankan bahwa MTQ sejatinya adalah milik seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara, bukan sekadar agenda seremonial pemerintah. Ia mengajak semua pihak menjadikan momen ini sebagai tonggak kebangkitan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Sementara itu, pada pembukaan MTQ ke-31 ini turut dihadiri oleh jajaran kepala daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sultra. Salah satunya adalah rombongan dari Kota Baubau dan tampak hadir Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, SE., didampingi Ketua TP PKK Kota Baubau, Hj. Sitti Aryati Yusran, serta Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc. Kehadiran para pimpinan daerah ini mempertegas dukungan penuh seluruh wilayah Sultra demi suksesnya syiar Al-Qur’an di Kabupaten Konawe.

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.