Connect with us
blob:https://web.whatsapp.com/ff4b1634-355b-4b4d-a382-481338e87ffb

Pemerintah

Fanti Frida Yanti : Penanganan Stunting Dimulai Dari Usia Remaja

Published

on

Kepala PPKB Kota Baubau, Fanti Frida Yanti

BAUBAUTerasnusantara_ Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Baubau, Fanti Frida Yanti menilai, untuk mengatasi stunting dimulai dari usia remaja, caranya dengan mengkonsumsi tablet tambah darah. Hal itu diungkapkan Kepala PPKB, Fanti Frida Yanti saat ditemui di Pelataran Kantor Walikota Baubau belum lama ini.

“Penanganan stunting dimulai dari usia remaja, apanya yang harus dilihat, remaja putri itu khan rentan dengan anemia, apalagi mereka yang sudah “datang bulan”, anak-anak SMP, SMA kita yang sudah menstruasi dipastikan harus mengkonsumsi tablet tambah darah,” tuturnya.

Sebab kata dia, persentase konsumsi tablet tambah darah di usia SMP dan SMA masih dibawah 40 persen, hal ini disebabkan, selain kemauan yang masih kurang juga adanya gangguan informasi yang tidak benar atau hoax. “Nah ini pintu masuknya stunting,” ujarnya.

Karena itu, selain pemberian tablet tambah darah bagi wanita remaja, perlu pula pendidikan lain bagi Calon Pengantin (Catin) usia subur dengan pemeriksaan kesehatan agar dilihat kesehatan dan kesiapannya untuk hamil,” Jangan sampai ibunya kek, atau ibu yang kekurangan zat anemia, yang pasti akan berdampak pada anak yang akan dikandung” ungkapnya.

“Kemudian ibu yang hamil dipastikan juga usia kehamilannnya sesuai dengan berat badan bayinya, kemudian setelah ibunya melahirkan dan masa nifas, ini juga waktu yang kritis, makanya kemudian, menyiapkan jalan besar untuk percepatan penurunan stunting bukan ketika anaknya sudah lahir tapi sejak putrinya remaja. Nah itu yang menjadi pekerjaan besar yang tidak bisa dikerjakan sendiri oleh PPKB, semua harus terlibat,” tambahnya.

Seperti lanjutnya lagi, Dinas Kesehatan (Dinkes) yang telah terlibat dimana setiap pekannya memberikan tablet tambah darah bagi siswi di sekolah. Sementara bagi Catin yang ingin menikah, harus diperiksa kesehatannya agar diketahui status kesehatannya seperti yang telah disepakati bersama yakni Dinkes, Pengadilan Agama (PA) dan Kantor Kementrian Agama (Kemenag).

“Jadi kalau ada yang mau menikah misalnhya, itu harus mendaftar dulu di KUA nya masing-masing, tidak boleh surat izinya keluar kalau dia belum melakukan cek kesehatan, supaya ditau status kesehatannya, jangan sampai nanti, ada yang berpenyakit lain yang membahayakan bagi keduanya, itu harus segera dipotong dan harus diinterfensi juga dindentifikasi cepat agar tidak menyebarang di stunting,” tutupnya. (Zarmin)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pemerintah

Camat Betoambari Dampingi Tim Penilai Lomba Pekarangan “KEDAI” Demi Sukseskan Ketahanan Pangan

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Guna mensukseskan ketahanan pangan Pemerintah Kecamatan Betoambari terus menunjukkan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Upayanya, Senin 22 Juni 2026 Camat Betoambari, Edward Sanjaya, turun langsung mendampingi Tim Penilai Lomba Pemanfaatan Pekarangan sebagai Kebun Dapur Ibu (KEDAI)

 

Dalam keterangannya, Edward Sanjaya mengungkapkan,bperlombaan kali ini, tim penilai akan menyisir 5 kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Betoambari untuk memastikan semua proses penilaian berjalan optimal, dimana pihak kecamatan telah menginstruksikan seluruh jajaran kelurahan untuk bergerak bersama.

 

“Selama proses penilaian berlangsung, pihak Kecamatan Betoambari dan kelurahan akan bersinergi mendampingi kelompok-kelompok KEDAI di wilayah masing-masing. Langkah ini penting agar pelaksanaan lomba berjalan lancar dan mampu mencapai target yang kita harapkan bersama,” ujar Edward.

 

Ditambahkan, Program KEDAI ini bukan sekadar perlombaan musiman. Pasalnya, program ini menitikberatkan pada peran aktif kaum ibu dalam mengoptimalkan lahan pekarangan rumah menjadi sumber pangan yang mandiri, sehat, dan produktif. Dengan mengubah pekarangan menjadi kebun dapur, masyarakat diharapkan dapat memetik manfaat ganda yakni kemandirian Gizi dengan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga secara mandiri dari halaman rumah sendiri. Serta dampak ekonomi dengan membantu menghemat pengeluaran dapur sekaligus berkontribusi nyata dalam menekan laju inflasi daerah di Kota Baubau.

 

Camat Betoambari optmis dengan melalui program KEDAI ini, Kecamatan Betoambari akan dapat mencetak lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan tangguh pangan dari level rumah tangga. (adm)

Continue Reading

Pemerintah

Momen Wakil Walikota Baubau Ir. Wa Ode  hamsina Bolu Melayat di Rumah Duka Sekretaris PWI Baubau

Published

on

By

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dengan baju berwarna putih dan celana hitam, Wakil Walikota Baubau melayat ke rumah duka Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Baubau di Kelurahan Wameo (Pos 2) Kecamatan Batopoaro Rabu 25 Maret 2026.

Kehadiran orang nomor dua di kota pemilik benteng terluas di dunia tersebut sebagai bentuk belasungkawa dan penghormatan terakhir kepada almarhum serta keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum Yuhandri Hardiman diketahui wafat pada Selasa 24 Maret 2026 di Tomia Wakatobi. Dalam kesempatan tersebut, Mantan Anggota DPD RI Asal Sultra menyempatkan diri bersilaturahmi dan berbincang singkat dengan sejumlah warga yang melayat di halaman rumah duka.

Kepergian Almarhum cukup menyita perhatian, dimana turut hadir di kemalangan tersebut, selain Wakil Walikota Baubau juga Wakil Ketua DPRD Baubau, Adriasnyah Farmin, ST, Kepala Dinas Tenaga Kerja Dra. Hj. Siti Amalia Abibu, M.Si, juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Baubau, Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si. serta sejumlah wartawan dan komunitas Asosiasi Rental Mobil (ARM) Baubau termasuk keluarga, sahabat dan warta setempat.

Kepergian Almarhum Yuhandri Hardiman  meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, maupun masyarakat setempat.(adm)

Continue Reading

Pemerintah

Ini Pesan Walikota Baubau, H. Yusran Fahim, SE di Momen Halal Bilhalal Lebaran 2026

Published

on

By

BAUBAU-TERASNSANTARA_Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan terlihat di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Baubau saat halal bil halal Pemkot dengan masyarakat dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijiriah atau Sabtu 21 Maret 2026.
Di tengah momen silaturahmi tersebut, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas kota selama bulan suci Ramadan hingga hari kemenangan tiba.
​Dalam sesi wawancara, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE menekankan peran aktif masyarakat merupakan kunci utama dibalik terciptanya suasana kota yang harmonis.
​”Pertama-tama, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan Kota Baubau. Berkat peran serta kita semua, setiap momen penting dapat terlaksana dengan baik demi Baubau yang lebih sejahtera,” ujarnya.
​Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga mensyukuri situasi keamanan yang terjaga selama satu bulan penuh. Menurutnya, ketenteraman yang dirasakan saat menjalankan ibadah puasa merupakan hasil dari toleransi dan kerja sama warga. Demikian pula pada ​pelaksanaan takbiran pada Jumat malam 20Maret 2026 berlangsung tertib tanpa kendala berarti.
Pada kesempatan tersebut Wali Kota Baubau mengajak warga untuk membawa nilai-nilai positif selepas bulan puasa ke dalam kehidupan sehari-hari.Pihaknya berharap semangat kebersamaan ini tidak luntur agar visi Baubau yang aman dan nyaman tetap terjaga.
“Kita sudah menyelesaikan ibadah puasa. Sekarang, apa yang terbaik yang harus kita lakukan? Mari kita sama-sama melangkah agar masyarakat Baubau ke depan jauh lebih tentram dan lebih aman lagi,” pungkasnya(adm)

Continue Reading
Advertisement

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.