Pemerintah

20 Lansia di Baubau Jalani Wisuda

Published

on

BAUBAU-TERASNUSANTARA_Setelah menjalani pertemuan belajar sebanyak 12 kali, akhirnya 20 Lanjut Usia (Lansia) di Baubau di wisuda untuk mendapatkan gelar “S1” alias Standar Satu. Penyematan gelar standar satu bagi ke 20 Lansia tersebut di pusatkan di Aula Kantor Walikota Baubau Palagimata belum lama ini.

Kepala Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. Asmar, M.Si dalam sambutannya mengatakan,  sekolah Lansia merupakan pengembangan dari Bina Keluarga Lansia (BKL). Namun jika BKL sasarannya adalah keluarga yang memiliki Lansia, maka Sekolah Lansia sasarannya adalah para lanjut usia. “Ada 12 kali pertemuan yang diikuti oleh peserta, dan setelah rampung, berarti disebut telah menyelesaikan Standar Satu (S1),” ungkapnya.

Pihaknya menjelaskan, tujuan kegiatan tersebut untuk  membantu Lansia dalam meningkatkan  keterampilan dan pengetahuan berbagai aspek kehidupan, termasuk di dalamnya adalah peningkatan kualitas hidup Lansia tersebut termasuk untuk menghadirkan Lansia yang mandiri, bersemangat, sehat, bahagia dan tangguh.

Ditambahkannya, dengan usia harapan hidup makin tinggi, maka Lansia perlu mendapatkan perhatian lebih agar Lansia  tetap sehat, mandiri, dan produktif, serta tidak rentan terhadap penyakit.  Karena itu, pihaknya berharap, para Lansia yang diwisuda, semangat hidupnya makin meningkat, dan menjalani masa lansianya dengan bahagia serta berkualitas.

Sementara itu, Pj. Wali Kota Baubau, Dr. H. Muhammad Rasman Manafi, M.Si, melalui Pj. Sekdanya, La Ode Aswad, S.Sos.,M.Si mengatakan Lansia adalah masa paling akhir dalam kehidupan manusia seiring dengan penurunan kondisi fisik, maka Lansia perlu mendapat perhatian khusus.

Sebab, adanya sejumlah kemajuan penting dalam bidang kesehatan saat ini, berdampak pada peningkatan kualitas hidup Lansia, serta peningkatan angka harapan hidup. “Maka bisa disaksikan bahwa jumlah Lansia juga meningkat,” ujarnya.

Dalam konteks keluarga, kata dia, kewajiban seorang anak adalah mendampingi orang tuanya, pendekatan agama menjadi penting untuk diterapkan. Kerena itu, pihaknya mengajak sejumlah Ustadz, yang memiliki kompetensi dalam dakwah keluarga mesti terus menggaungkan kajian-kajian terkait kewajiban seorang anak untuk berbuat baik pada kedua orang tuanya. Hal ini mengingat waktu anggota keluarga untuk membersamai orang tua makin sedikit oleh sebab kesibukan dan berbagai hal lainnya.

Terkait dengan kurikulum standar yang diterapkan dalam Sekolah Lansia, pihaknya memberi saran agar juga disesuaikan dengan kearifan lokal disamping pihaknya juga  berharap agar Sekolah Lansia tidak saja terlaksana di Kelurahan Lakologou, tapi juga dikembangkan pada berbagai Kelurahan lainnya di Kota Baubau. Pada kesempatan tersebut  jendaral ASN di Baubau ini sekaligus membuka kegiatan Wisuda bagi sekolah Lansia tersebut.

Berdasarkan amatan, usai pembukaan, dilanjutkan dengan pagelaran Wisuda. Sebanyak 20 orang Lansia dari Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna menjalani wisuda. Pantauan kami acara berlangsung khidmat, dan para wisudawan sangat menikmati jalannya kegiatan. Upacara wisuda kemudian diakhiri dengan foto bersama.(adm)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.